Oleh Sahlan Ake pada hari Selasa, 19 Mei 2026 - 13:34:33 WIB
Bagikan Berita ini :

Kecam Israel Tangkap Aktivis-Jurnalis RI, Waka Komisi I DPR Dukung Pemerintah Minta PBB dan AS Turun Tangan

tscom_news_photo_1779172473.jpg
Sukamta Anggota DPR (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta mendukung Pemerintah untuk mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Amerika Serikat turun tangan meminta Israel membebaskan aktivis dan jurnalis Indonesia. Para WNI itu turut menjadi korban yang disandera Israel saat melakukan misi kemanusiaan.

Adapun Israel diberitakan mencegat armada bantuan kemanusiaan yang tengah menuju Jalur Gaza, Palestina, di perairan internasional. Israel disebut menangkap sekitar 100 aktivis yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0, termasuk dua jurnalis Republika, Bambang Noroyono dan Thoudy Badai.

"Saya mengecam ulah Israel ini. Saya mendukung pemerintah RI lebih tegas untuk mendesak DK PBB dan AS melobi Israel agar membebaskan para aktivis dan jurnalis Republika tersebut,” kata Sukamta, Selasa (19/5/2026).

Di tengah upaya berbagai pihak meredam konflik Palestina v.s Israel dan AS-Israel v.s. Iran, menurut Sukamta, seharusnya Israel menghormati proses tersebut dengan tidak melakukan manuver yang kontraproduktif dengan upaya mewujudkan perdamaian di Timur Tengah.

"Israel memang memiliki track record yang buruk soal kepatuhan terhadap perjanjian dan hukum internasional,” jelas Legislator dari Dapil Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) itu.

“Tapi dengan adanya Board of Peace (BoP) yang diinisiasi Presiden Trump, seharusnya sikap Israel juga setidaknya sejalan dengan upaya BoP untuk mewujudkan perdamaian di Palestina," lanjut Sukamta.

Dalam kondisi konflik dan perang sekalipun, Sukamta mengingatkan bahwa jurnalistik dan misi kemanusiaan dilindungi oleh Piagam PBB.

"Instrumen hukum internasional yang ada seharusnya sudah cukup untuk mendesak Israel membebaskan para aktivis dan jurnalis serta membuka blokade bantuan kemanusiaan" tegasnya.

tag: #dpr  #sukamta  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
IDUL ADHA 2026 M LOKOT N
advertisement
Lainnya
Berita

Visa Turis, Judi Online, dan Generasi yang Terancam: Alarm Kedaulatan Digital Indonesia

Oleh Abdullah Rasyid | *Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan *Mahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN
pada hari Selasa, 19 Mei 2026
Ketika Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengungkap bahwa 200 ribu anak Indonesia, termasuk 80 ribu di bawah usia 10 tahun, telah terpapar judi online, publik tersentak. Angka ini bukan ...
Berita

Timwas Haji DPR Cek Penyelenggaraan Haji 2026, Dapat Laporan Sudah 40 Jemaah yang Meninggal

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI telah tiba di Arab Saudi untuk melakukan pemantauan penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 2026. Pengawasan akan dilakukan untuk memastikan ...