Berita
Oleh Sahlan Ake pada hari Selasa, 30 Jun 2026 - 13:23:28 WIB
Bagikan Berita ini :

Puan Dorong Kasus Dugaan Intimidasi Dokter Oleh Anggota DPRD Diselidiki Hingga Tuntas

tscom_news_photo_1782800608.jpeg
Puan Maharani (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua DPR RI Puan Maharani menanggapi soal kasus dugaan intimidasi yang dilakukan oleh sejumlah anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), terhadap dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dr. Icha. Ia meminta agar kasus ini diusut tuntas.

“Harus diselidiki kemudian kasus hukumnya harus dituntaskan sampai sejelas-jelasnya,” kata Puan Maharani di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Seperti diketahui, peristiwa kematian dr. Icha menuai perhatian publik. dr. Icha ditemukan meninggal dunia di rumah orangtuanya, Perumahan RSS Baumata, Kabupaten Kupang, NTT, pada Jumat (26/6/2026), usai diduga diintimidasi oleh anggota DPRD TTU saat menangani pasien anak korban gigitan ular di RS Leona pada Sabtu (13/6).

Ada 3 anggota DPRD TTU yang diduga terlibat dalam insiden tersebut. Peristiwa itu diduga meninggalkan trauma mendalam bagi dr. Icha yang sebelum ditemukan meninggal dunia sempat menjalani perawatan intensif.

Puan menegaskan tidak boleh ada lagi intimidasi maupun perundungan terhadap tenaga kesehatan.

“Bahwa ada terjadi perundungan, jangan sampai terulang lagi,” tegas perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI
itu.

Adapun salah satu Anggota DPRD TTU yang diduga terlibat dalam kasus ini berasal dari Fraksi PDI-Perjuangan.

Terkait hal ini, Puan memastikan proses hukum harus tetap dilakukan walaupun setiap partai yang menaungi anggota dewan memiliki mekanisme internal.

“Semua partai yang memang anggotanya terlibat mempunyai mekanisme dalam hal tersebut,” jelas Puan.

“Namun yang pasti, sanksi hukum atau kemudian penyelidikan harus dilakukan sampai tuntas,” lanjut Ketua DPP PDIP itu.

Saat ini, proses penyelidikan kasus kematian dr. Icha tengah diselidiki Polisi. Polres Timor Tengah Utara (TTU), NTT menyatakan akan memanggil tiga anggota DPRD TTU untuk dimintai klarifikasi terkait dugaan intimidasi terhadap dr Icha.

tag: #puan-maharani  #dpr  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...