Oleh Fath pada hari Selasa, 30 Jun 2026 - 19:45:45 WIB
Bagikan Berita ini :

Dukung Penyesuaian Harga LNG, DPR RI: Sangat Membantu

tscom_news_photo_1782823545.jpg
Gedung Wakil Rakyat (MPR, DPR, DPD RI) (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Langkah pemerintah yang melakukan penyesuaian harga Liquid Natural Gas (LNG) dinilai mampu mendukung pelaku usaha, dengan memastikan harga gas industri peruntukan produksi masih dalam range yang terjangkau.

Ketua Komisi XII DPR RI, Fraksi Golkar, Bambang Patijaya menyatakan biaya gas industri yang mahal akan mempengaruhi biaya produksi. Dan dengan naiknya biaya produksi, maka produk atau perusahaan yang dihasilkan tidak akan memiliki daya saing.

Ia menjelaskan, ada tiga komponen dalam gas industri. Pertama adalah Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT), yang merupakan kebijakan penetapan harga gas tertentu untuk sektor strategis. Kedua, harga gas bumi menggunakan pipa tanpa subsidi. DAn ketiga adalah harga Liquid Natural Gas (LNG).

"Saat ini, HGBT dan harga gas bumi menggunakan pupa itu tidak mengalami perubahan. Yang mengalami penyesuaian adalah harga LNG," kata Bambang saat dihubungi, Selasa 30 Juni 2026.

Ia menyampaikan, penyesuaian harga LNG ini penting dilakukan karena adanya penurunan suplai gas pada beberapa pipa PGN yang menyebabkan penurunan tekanan.

"Karena ada penurunan suplai, maka dibutuhkan injeksi LNG. Dengan harga LNG di 13 Dollar ini tentunya sangat membantu, dibandingkan harga sebelumnya yang berada pada kisaran 20 sampai 23 Dollar," ucapnya.

Bambang menilai, langkah penyesuaiaan harga LNG ini merupakan upaya pemerintah dalam memperhatikan dan mempertahankan competitive advantage dari industri yang ada di Indonesia.

"Indonesia kan memiliki cadangan sumber gas, sehingga biaya produksi para industri tersebut itu dapat terbantu. Jika biaya produksi dapat dibantu maka penjualan akan bagus, revenue profit terjaga. Jadi perusahaan juga masih terus mampu menggaji dan dan menciptakan lapangan kerja," ucapnya lagi.

Ia mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan bentuk perhatian DPR yang diinisiasi oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan didukung penuh oleh Menteri ESDM dan para pemangku kepentingan.

"Jadi menurut kami ini salah satu bentuk kerja sama dari semua pihak, untuk bersama-sama mempertahankan daya saing Indonesia di mata dunia dalam dunia industri," pungkasnya.

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement