Oleh Fath pada hari Rabu, 05 Agu 2026 - 09:45:31 WIB
Bagikan Berita ini :

Titah Prabowo Bereskan Listrik di Kalimantan, Syafruddin: Tunjukkan Keseriusan Negara

tscom_news_photo_1785897931.jpg
Syafruddin Politikus PKB (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Anggota Komisi XII DPR RI, Syafruddin, menilai atensi Presiden RI Prabowo Subianto meminta persoalan listrik padam di sejumlah wilayah Kalimantan segera teratasi secepatnya membuktikan keseriusan negara dan pemerintah untuk memberikan perhatian tentang pelayanan dasar rakyatnya.


Politikus Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB asal Kalimantan Timur (Kaltim) ini menuturkan bahwa listrik merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi oleh negara dalam hal ini pemerintah.


“Atensi pak presiden terhadap maraknya pemadaman listrik bergilir menunjukkan negara dan pemerintah serius memberikan perhatian tentang pelayanan dasarnya rakyat. Karena listrik adalah kebutuhan dasar yang harus dipenuhi oleh negara,” kata Syafruddin, Rabu, 5 Agustus 2026.


Lebih jauh, Syafruddin menegaskan, bahwa menyalakan listrik selaras dengan mematuk cahaya harapan. Apabila listrik mati, kata dia, maka serupa dengan mematikan harapan rakyat Indonesia terutama generasi muda penerus bangsa.


“Menyalakan listrik sama dengan menyalakan harapan, listrik mati sama dengan mematikan harapan rakyat terutama generasi muda,” jelas dia.

Syafruddin memastikan, pihaknya akan terus mengawasi Perusahaan Listrik Negara atau PLN untuk melakukan langkah-langkah mitigasi mencegah terus berulangnya pemadaman. Untuk di daerah pemilihannya atau dapil Kaltim, kata dia, masalah pemadaman bergilir sejatinya telah teratasi.

“Di Kaltim itu pemadaman bergilirnya itu hanya karena faktor servis berkala terhadap mesin atau pembangkit, bukan berarti di Kalimantan Timur itu karena faktor eh suplai batubara. Bukan, tapi ini eh betul-betul murni karena kerusakan mesin yang memang harus diservis secara berkala,” jelas dia.


“Nah, inilah yang menjadi langkah dan upaya PLN untuk menghentikan atau meniadakan pemadaman bergilir di khusus Kalimantan Timur,” sambung dia.

Sementara untuk di Kalteng dan Kalsel, tegas dia, permasalahan pemadaman terjadi serupa yakni hanya urusan servis berkala. Pembangkit di daerah tersebut, lanjut dia, memang sudah memakan usia dan belum mendapatkan servis.

“Karena memang sudah tua dan sudah lama belum diservis pembangkit kita. Nah, artinya saya akan terus mengawasi agar PLN melakukan langkah-langkah mitigasi terhadap hal seperti ini,” tandas dia.

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement