Oleh Fath pada hari Senin, 07 Sep 2026 - 11:10:18 WIB
Bagikan Berita ini :

HUT ke-25, Ketua Demokrat Jabar Anton Suratto Teguhkan Soliditas Kader dan Pengabdian bagi Rakyat

tscom_news_photo_1788754218.jpg
Anton Sukartono Suratto Politikus Partai Demokrat (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat, Anton Sukartono Suratto, menyampaikan refleksinya menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat yang diperingati pada 9 September 2026.

Menurut Anton, 9 September bukan sekadar momentum memperingati hari lahir Partai Demokrat, tetapi juga menjadi saat yang tepat untuk melihat kembali perjalanan partai selama seperempat abad sekaligus menyusun langkah menghadapi tantangan ke depan.

“Bagi saya, 9 September 2026 bukan sekadar peringatan hari ulang tahun Partai Demokrat yang ke-25. Ini adalah momentum untuk melihat kembali perjalanan kita selama seperempat abad, sekaligus menatap jauh ke depan tentang Demokrat seperti apa yang ingin kita hadirkan untuk rakyat Indonesia,” kata Anton saat berbincang dengan Kedai Pena, Senin, 7 September 2026.

Anton menilai, usia 25 tahun merupakan perjalanan panjang bagi sebuah partai politik untuk belajar dari berbagai pengalaman. Namun, di sisi lain, usia tersebut juga menjadi momentum yang tepat bagi Partai Demokrat untuk melakukan pembaruan.

“Saya melihat tantangan Partai Demokrat ke depan bukan semakin ringan,” ujarnya.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI itu mengatakan, tantangan Demokrat pada usia ke-25 semakin kompleks seiring perubahan dunia yang bergerak cepat. Perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin tanpa batas juga membuat masyarakat semakin kritis.

“Karena itu, partai politik tidak cukup hanya hadir ketika pemilu tiba. Partai harus hadir setiap hari, mendengar setiap keluhan, memahami kebutuhan masyarakat, dan memberikan solusi nyata,” jelas Anton.

Demokrat Harus Modern, Kuat dalam Gagasan dan Terus Dekat dengan Rakyat

Memasuki usia ke-25, Anton menekankan pentingnya Partai Demokrat menjadi partai yang modern dalam cara berpikir, kuat dalam gagasan, namun tetap dekat dengan memperkuat pengabdian bagi rakyat.

Menurut dia, Demokrat tidak boleh hanya dikenal karena kader-kadernya yang duduk di parlemen maupun pemerintahan. Lebih dari itu, keberadaan partai harus dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat.

“Tetapi dikenal karena manfaat yang dirasakan masyarakat. Karena rakyat tidak hanya membutuhkan janji. Rakyat membutuhkan kehadiran,” imbuhnya.

Targetkan Jawa Barat Jadi Kekuatan Utama Demokrat Menuju 2029

Dalam kesempatan tersebut, Anton juga menegaskan komitmennya menjadikan Jawa Barat sebagai salah satu kekuatan utama Partai Demokrat dalam menghadapi Pemilu 2029.

Sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat terpilih, Anton memastikan akan membangun soliditas kader mulai dari tingkat DPD, DPC hingga akar rumput.

“Sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat terpilih, saya ingin Jabar menjadi salah satu kekuatan utama dalam perjalanan Demokrat menuju 2029,” tutur Anton.

“Kita harus membangun partai yang solid dari tingkat DPD, DPC, sampai ke akar rumput; memperkuat kaderisasi, membuka ruang bagi anak-anak muda, dan memastikan setiap kader memahami bahwa politik pada akhirnya adalah tentang pengabdian kepada masyarakat,” sambungnya.

Anton juga mengajak seluruh kader Demokrat di Jawa Barat agar tidak hanya hadir di tengah masyarakat ketika membutuhkan suara dalam momentum pemilu.

Ia mengingatkan, kader Demokrat harus hadir sebelum masyarakat meminta, bekerja sebelum rakyat mengeluh, dan bergerak ketika masyarakat membutuhkan.

“Karena kemenangan politik yang sesungguhnya bukan hanya memenangkan pemilu,” kata Anton.

Fokus Kawal Kedaulatan hingga Pertahanan Negara

Sebagai Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal isu kedaulatan negara, pertahanan, keamanan, diplomasi, teknologi, hingga ruang digital.

Menurutnya, tantangan bangsa Indonesia saat ini tidak hanya berkaitan dengan persoalan ekonomi dan kesejahteraan.

“Dan sebagai Wakil Ketua Komisi I DPR RI, saya semakin melihat bahwa tantangan bangsa kita hari ini tidak hanya soal ekonomi dan kesejahteraan, tetapi juga menyangkut kedaulatan negara, pertahanan, keamanan, diplomasi, teknologi, serta ruang digital,” jelas Anton.

Atas dasar itu, Anton berharap Partai Demokrat mampu melahirkan gagasan-gagasan yang relevan dengan perkembangan zaman.

Ia mendorong kader Demokrat untuk berani berbicara mengenai masa depan generasi muda, lapangan pekerjaan, transformasi digital, pendidikan, ekonomi kreatif, UMKM, hingga ketahanan nasional.

“Dan bagaimana Indonesia mampu berdiri tegak dan berdaulat di tengah perubahan dunia,” katanya.

Anton menegaskan, Demokrat harus menjadi partai yang tidak takut berubah, tetapi tetap mempertahankan jati dirinya.

Menurutnya, politik harus membawa manfaat bagi masyarakat, sedangkan kekuasaan harus menjadi alat untuk mengabdi.

“Setiap jabatan harus dipertanggungjawabkan kepada rakyat. Di usia ke-25 ini, mari kita jadikan Demokrat semakin dewasa, semakin solid, semakin terbuka, dan semakin dekat dengan masyarakat,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kemenangan politik yang sesungguhnya adalah ketika rakyat percaya bahwa Partai Demokrat hadir dan bekerja di tengah mereka.

Anton berharap, di usia ke-25, Partai Demokrat semakin besar, kuat, dan terus memberikan manfaat bagi rakyat.

“25 tahun ke depan kita jadikan perjuangan untuk menghadirkan Demokrat yang semakin besar, semakin kuat, dan semakin bermanfaat bagi rakyat,” pungkas Anton.

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
HUT RI A NAJIB 2026
advertisement