Berita
Oleh Alfian Risfil pada hari Minggu, 06 Sep 2015 - 06:42:34 WIB
Bagikan Berita ini :

Sikap Ahok Bisa Picu Perpecahan TNI-Rakyat

6Lieus Sungkharisma.JPG
Lieus Sungkarisma (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -Aktivis sosial kemasyarakatan‎ Lieus Sungkharisma mengaku heran dengan institusi TNI yang hanya manggut-manggut terhadap perlakuan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)‎ yang semena-mena.

"Saya heran‎ TNI tidak tersinggung dengan arogansi Ahok," kata Lieus dalam sebuah diskusi di Markas Pergerakan, Jakarta, Sabtu (5/9/2015).

Menurut dia, cara Ahok memperlakukan TNI saat penertiban Kampung Pulo sangat jauh dari kata pantas. Mengingat fungsi dan tugas TNI‎ yang sesungguhnya sangat mulia, yakni abdi negara.

Pengerahan personil TNI di Kampung Pula menunjukkan betapa arogannya Ahok, karena sudah mengadu domba serta menghina wibawa TNI sebagai alat pertahanan negara.

"Melihat fungsi dan tugas TNI, jelas Ahok telah menyeret TNI untuk berhadapan langsung dengan rakyat. Ingat, tugas TNI itu menjaga keutuhan bangsa, bukan patuh untuk memenuhi hawa nafsu Ahok," tegas Lieus.
‎
Pria keturunan Tionghoa ini menilai, Ahok yang main tunjuk dan perintah ke TNI untuk menghabisi warga Kampung Pulo adalah kejahatan kekuasaan yang ‎bisa berakibat pada perpecahan tentara dan rakyat.

“Perintah Ahok yang menyeret-nyeret TNI itu telah menghina dan melecehkan institusi TNI," ujar mantan Ketua Umum Partai Reformasi Tionghoa Indonesia (PARTI) itu.‎(ss)

tag: #perpecahan  #tni  #rakyat  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Telkom Akselerasi Program Streamlining, Pastikan Portofolio TelkomGroup Fokus pada Bisnis Inti

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 12 Okt 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan komitmennya untuk mengakselerasi program penyederhanaan (streamlining) entitas anak usaha di lingkungan TelkomGroup. ...
Berita

Doli Kurnia Siap Ungkap Fakta di Balik Polemik Pasal Cawapres 2024

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, mengaku memiliki dokumen dan rekaman video terkait polemik dugaan penyelundupan Pasal 18 ayat (3) Peraturan Komisi Pemilihan ...