Berita
Oleh Ahmad Hatim Benarfa pada hari Kamis, 17 Sep 2015 - 20:11:38 WIB
Bagikan Berita ini :

Polri Gagas Registrasi SIM, STNK dan BPKB Elektronik, Pelanggar Lalin Terancam

95SIMBPKB.jpg
SIM, STNK, BPKB (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Polri tengah menggagas registrasi elektronik bagi pendaftar kepemilikan Surat Ijin Mengemudi (SIM), Surat Tanda Nomor Kendaraan dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB). Sehingga, pendaftar tidak lagi susah melakukan registrasi sebagaimana cara manual pada umumnya.

Hanya saja, Polri tidak memastikan realisasi dari program tersebut. Menurutnya, realisasi dari program itu akan menyesuaikan dengan dukungan pemerintah nantinya.

Kapolri Komjen Pol Badrodin Haiti menjelaskan pemberlakuan mekanisme registrasi elektronik bagi pendaftar SIM, STNK dan BPKB akan memudahkan polisi untuk menindak para pengendara yang melanggar lalu lintas.

"Sehingga setiap pelanggar lalu lintas dapat diidentifikasi melalui mekanisme elektronik itu," ujar Badrodin di Gedung DPRRI, Jakarta, Kamis (17/9/2015).

Selain itu, Kapolri juga menyampaikan bahwa pihaknya tengah mengupayakan kewenangan penerbitan SIM, STNK dan BPKB. Ia berharap hal itu dapat dikabulkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK). (mnx)

tag: #polri  #registrasi sim stnk bpkb elektronik  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Kabel Menjuntai Sebabkan Siswi SMA Tewas, Mardani DPR Sebut Utilitas Kota Harus Pastikan Keselamatan Publik

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 24 Jun 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera menyampaikan keprihatinan atas insiden menjuntainya kabel listrik di jalan yang menyebabkan seorang siswi SMA kecelakaan hingga ...
Berita

Legislator: Layanan Kesehatan Jiwa Bagi Korban Penyekapan Perempuan di Bandung Harus Jadi Bagian Proses Pemulihan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menyampaikan keprihatinan mendalam atas kasus penyekapan dan penganiayaan sadis terhadap seorang perempuan berinisal YTR ...