Berita
Oleh Ilyas pada hari Rabu, 23 Sep 2015 - 16:26:08 WIB
Bagikan Berita ini :

Idul Adha, Jokowi Kurban Sapi Peranakan Ongol di Gunung Kidul

23jokowi_di_peternakan_sapi_ntt,_kupang.jpg
Jokowi tengah berada di peternakan sapi warga di Ponain, Amarisi, Kupang, NTT, Selasa, 29 April 2014. (Ilustrasi) (Sumber foto : Ist)

YOGYAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menyumbangkan satu hewan kurban berupa sapi peranakan ongol di Masjid Al Ikhlas, Wonosari, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kepala Dinas Peternakan Gunung Kidul Khrisna Berlian di Gunung Kidul, Rabu (23/9/2015), mengatakan sapi pemberian Presiden Joko Widodo ini merupakan jenis peranakan ongol (PO) yang merupakan sapi lokal dengan berat 857 kilogram.

"Sapi yang diserahkan presiden, ini jenis sapi lokal," kata Khrisna Berlian di kompleks Masjid Al Ikhlas.

Menurut dia, sapi jenis ini merupakan sapi yang memiliki berat dan daging tidak kalah dengan sapi jenis si metal dan limousin yang kemarin diserahkan Penghageng Manggalayuda Keraton Yogyakarta GBPH Yudaningrat mewakili Gubernur DIY ke Penjabat Bupati Gunungkidul Budi Antono.

"Sapi jenis ini ke depan akan kami kembangkan di Gunung Kidul," katanya.

Sapi jenis ini memang tergolong berbeda dibandingkan dengan lima sapi yang hari ini disembelih di Masjid Al Ikhlas. Dengan ukuran tinggi yang hampir setinggi orang dewasa dan besar.

"Jenis unggul akan kami kembangkan, semoga masyarakat mendukung," katanya.

Ketua Takmir Masjid Al Ikhlas, Iskamto menambahkan sapi ini merupakan sapi pertama yang diberikan presiden ke Gunung Kidul. Masjid Al Ikhlas sendiri menerima sebanyak 260 sapi dan 230 kambing yang sebagian besar disalurkan ke masjid di sekitar Gunung Kidul.

Selain sapi pemberian dari Presiden, Gunung Kidul seperti dilaporkan Antara,juga menerima sapi dari Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.

"Sapi yang diserahkan dari presiden hari ini disembelih di Masjid AL Ikhlas," katanya.

Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Gunung Kidul Nur Abadi mengimbau kepada masyarakat Gunung Kidul agar tetap menjaga kondusif lingkungan di wilayah Gunung Kidul, pasalnya, perayaan hari raya Idul Adha tahun ini ada dua yakni 23 dan 24 September.

"Dalam Islam kan diajarkan untuk menjadikan perbedaan sebagai Rahmatan Lil Alamin, jadi, jangan dijadikan masalah," katanya. (iy)

tag: #Jokowi  #kurban  #idul adha  #gunung kidul  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
HUT RI A NAJIB 2026
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Patrice Sebut Banyak Kader Partai Lain Ingin Gabung Hanura

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 02 Sep 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua Task Force Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura Patrice Rio Capella mengungkapkan, banyak kader partai lain mulai melirik Hanura. Namun, pihaknya belum mau ...
Berita

SEMMI Jakarta Raya Pertanyakan Dasar Putusan Hakim PA Jakpus, Kasus Apa?

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) — Putusan Pengadilan Agama Jakarta Pusat Nomor 85/Pdt.G/2025/PA.JP menjadi perhatian publik, khususnya terkait objek harta yang disebut berstatus Sertifikat Hak Milik ...