Berita
Oleh Bara Ilyasa pada hari Kamis, 01 Okt 2015 - 19:41:24 WIB
Bagikan Berita ini :

Soal Kereta Cepat, Pemerintah Anggap Jepang Tak Dikecewakan

44kereta cepat.jpg
kereta cepat (Sumber foto : istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -Pemerintah Indonesia akhirnya memilih Tiongkok sebagai kontraktor utama dibadingkan Jepang untuk membangun kereta cepat Jakarta-Bandung.

"Tidak ada yang dikecewakan dalam proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung ini," kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung Wibowo di Gedung DPR, Kamis (1/10/2015).

Menurut Pramono, pemerintah telah menawarkan proposal proyek tersebut kepada kedua negara itu hingga akahirnya diambil keputusan.Proyek ini tidak menggunakan dana APBN dan jaminan pemerintah.

Meski demikian, Pramono menyebutkan kerjasama dengan Jepang masih tetap berjalan dengan lancar.

"Kerja sama dengan Jepang bukan hanya kereta cepat tetapi banyak juga proyek lain. Seperti power plant sebagai kontraktor utamanya Jepang," ungkapnya.

Seperti diketahui Pemerintah Jepang kecewa dan menyesalkan keputusan Indonesia menolak proposal Tokyo atas pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung. Menurut pejabat Jepang, Indonesia memilih penawaran dari China.(ss)

tag: #tiongkok  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...