Berita
Oleh Diyah Kusumawardhani pada hari Jumat, 09 Okt 2015 - 14:00:06 WIB
Bagikan Berita ini :

Kabut Asap Sebabkan ISPA, Puskemas di Riau Digratiskan

97kabut-asap-riau.jpg
Kabut Asap di Riau (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Bencana kabut asap telah menyebabkan penderita inspeksi saluran pernapasan akut (ISPA) meningkat. Hal ini seperti disampaikan Bupati Kampar Jefry Noer.

"Memang (di Puskesmas Kuok) ada dari 3-4 orang ini menjadi 20 orang tiap harinya (yang menderita Ispa), tapi kami rawat, kita obati, kemudian ini selesai," kata Jefry, Jumat (9/10/2015).

Ia juga mengungkapkan, Puskesmas di wilayahnya siap melayani penderita korban kabut asap 24 jam non stop dan gratis.

Sementara Menteri Kesehatan Nila Moeloek tetap berharap warga memakai masker saat beraktifitas di luar rumah.

"Karena polutan itu besarnya 10 mikron dan ada yang 2,5 mikron. Namun juga ada yang seperti bentuk gas, yang memang kita agak khawatir kalau gambut itu yang terbakar. Dan ini memang kita sudah melihat dampaknya, apakah bisa nanti berbuat sesuatu, biar polutan itu yang kita tahan," katanya. (Antara/mnx)

tag: #bencana kabut asap di Sumatera dan Kalimantan  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
HUT RI A NAJIB 2026
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Gelaran BATIC 2026 Kukuhkan Indonesia sebagai Hub Kolaborasi Digital Asia Pasifik

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 02 Sep 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2026 yang diselenggarakan oleh PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), operating company PT Telkom Indonesia ...
Berita

Patrice Sebut Banyak Kader Partai Lain Ingin Gabung Hanura

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua Task Force Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura Patrice Rio Capella mengungkapkan, banyak kader partai lain mulai melirik Hanura. Namun, pihaknya belum mau ...