Berita
Oleh Alfian Risfil Auton pada hari Kamis, 15 Okt 2015 - 07:51:22 WIB
Bagikan Berita ini :

Cak Imin Senang Jokowi Penuhi Janjinya Terkait Hari Santri

93Muhaimin_tscom.JPG
Muhaimin Iskandar (Sumber foto : Indra Kusuma/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya menepati janji kampanyenya dulu ketika Pilpres 2014 lalu dengan menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional. Kepastian itu disampaikan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Mengetahui hal itu, Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mengapresiasi langkah Presiden Jokowi yang telah memenuhi janjinya itu.

"Kami sangat mendukung dan terima kasih. Nanti tanggal 22 Oktober akan ditetapkan sebagai Hari Santri Nasional," kata Cak Imin, panggilan akrab Muhaimin, di kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Rabu (14/10/2015) malam.

Penetapatan tersebut, ujar Cak Imin, merupakan penghargaan luar biasa bagi umat Islam di Indonesia.

"Alhamdulillah dalam rangka menyambut Hari Santri ini kita punya potensi yang besar dan kuat, di mana akar tradisi nilai keagamaan dan kultur kita bisa menjadi modal penyatuan semua keadaan yang ada," tutur mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi itu.(yn)

tag: #hari santri  #jokowi  #pkb  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...