Berita
Oleh Syamsul Bachtiar pada hari Minggu, 25 Okt 2015 - 08:49:45 WIB
Bagikan Berita ini :

TEGAR Indonesia: Reshuffle Kabinet Kerja Atau Indonesia Karam

41reshuffle2.jpg
Ilustrasi (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA - Koordinator nasional Team Advokasi Gerakan Rakyat (TEGAR) Indonesia Agus Rihat P. Manalu mengaku kecewa dengan setahun kinerja pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) dalam aspek penegakan hukum dan hak asasi manusia (HAM).

Menurutnya, hukum dan HAM masih jadi komoditas mahal dan langka bagi rakyat Indonesia. Banyak problem di sektor hukum dan keamanan terus bermunculan. Korupsi kian marak, konflik antar institusi berlangsung terbuka, narkoba merajalela, insiden SARA seperti Tolikara, kasus Salim Kancil dan lain-lain, bukti nyata lemahnya kinerja dan koordinasi para menteri pembantu Presiden Jokowi.

"Rakyat menilai ada intervensi Jaksa Agung HM Prasetyo dalam kasus bantuan sosial (bansos) Pemprov Sumut yang ramai ditayangkan media massa. Dalam kasus JICT, Menteri Rini Soemarno dan Dirut Pelindo II RJ Lino diduga banyak penyimpangan, ketika Komjen Buwas lakukan penyelidikan, malah terpental jadi korban konspirasi elite busuk," terang Agus kepada TeropongSenayan, Sabtu (24/10/2015).

Dalam pemberantasan korupsi, kata advokat alumnus Unila tersebut, kian banyak yang ditangkap misalnya OC Kaligis, Rio Capella, Dewi Yasin Limpo. Gayus Tambunan bebas berkeliaran, penjara marak narkoba saat razia Badan Narkotika Nasional (BNN), isu jual-beli kasus hukum ramai terdengar, konflik SARA dan lainnya terus terjadi, hingga rakyat kecil seperti Salim Kancil dan Tosan jadi korban saat perjuangkan haknya. Terkini, kebijakan perburuhan RPP Pengupahan akan kembali menuai protes demonstrasi jutaan buruh.

"Janji Jokowi mengenai penegakan hukum, pemberantasan korupsi dan keamanan, tak mampu diterjemahkan dengan baik oleh para menteri. Hukum masih saja tajam ke bawah tumpul ke atas. Jokowi harus copot para menteri bermasalah yang menjauhkan cita-cita Trisakti dan Nawacita. Reshuffle Kabinet Kerja atau Indonesia karam!," seru Agus.(yn)

tag: #reshuffle kabinet  #menteri jokowi  #jokowi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI 2025 AHMAD NAJIB Q
advertisement
DOMPET DHUAFA RAMADHAN PALESTIN
advertisement
IDUL FITRI 2025 WACHID
advertisement
IDUL FITRI 2025 HEKAL
advertisement
IDUL FITRI 2025 HERMAN KHAERON
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Layani Nasabah pada Libur Lebaran, Bank DKI Terapkan Operasional Terbatas

Oleh Sahlan Ake
pada hari Kamis, 03 Apr 2025
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Sebagai bentuk layanan Bank DKI terhadap kebutuhan masyarakat dalam melakukan transaksi perbankan, Bank DKI menerapkan operasional layanan terbatas pada momen cuti bersama ...
Berita

Sikap DPR soal Penghapusan SKCK Berarti Buat Rakyat

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Usulan penghapusan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang diusulkan oleh Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) mendapatkan respon positif dari DPR. Sikap yang ...