Berita
Oleh Alfian Risfil Auton pada hari Kamis, 03 Des 2015 - 19:52:04 WIB
Bagikan Berita ini :

Menhan Pasrah Pembelian Helikopter Mewah Dibatalkan Jokowi

7RyamizardRyacudu.jpg
Ryamizard Ryacudu (Sumber foto : Indra Kusuma)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membatalkan pembelian helikopter mewah AgustaWestland AW-101 usulan TNI Angkata Udara (AU).

“Kita semuanya menyerahkan pada Bapak Presiden. Tadi, Bapak Presiden sudah putuskan karena masalah keuangan dan lain-lain. Jangan dulu beli lah,” kata Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu usai rapat terbatas Kabinet Kerja di kantor Kepresidenan, Jakarta, Kamis (3/12).

Menhan beralasan, sampai saat ini pembelian helikopter masih sebatas rencana dan belum ada kontrak apa pun dengan perusahaan pembuat helikopter.

“Belum, kan baru rencana-rencana. Kalau ekonomi membaik tentu yang terbaik kita beli. Walaupun duitnya banyak, kita lihat manfaatnya juga, jangan asal beli,” katanya.

Presiden Jokowi secara tegas menyatakan menolak usulan pembelian helikopter canggih dan modern Agusta Westland AW 101 sebagai pengganti helikopter Super Puma yang dirakit PT Dirgantara Indonesia (DI). Penolakan itu berdasarkan pertimbangan bahwa helikopter yang ada masih dapat digunakan secara maksimal.

Selain itu, kondisi keuangan negara tidak memungkinkan untuk membeli helikopter yang dinilai harganya terlalu mahal.(yn)

tag: #helikopter-mewah-jokowi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...