Berita
Oleh Bara Ilyasa pada hari Selasa, 22 Des 2015 - 15:09:33 WIB
Bagikan Berita ini :

Gugatan Sengketa Pilkada ke MK Membludak, Ini Sebabnya

56GedungMK-tscom.jpg
Gedung MK (Sumber foto : Indra Kusuma)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Anggota Komisi II DPR RI Irmawan menilai, banyaknya gugatan sengketa Pilkada serentak yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK) karena partisipasi masyarakat rendah dan maraknya politik uang (money politic).

Hingga hari Senin (21/12/2015), tercatat sudah ada pasangan calon dari 112 daerah yang mengajukan ke MK.

"Partisipasi rendah dan banyaknya money politic," ujar Irmawan saat dihubungi, Selasa (22/12/2015).

Lanjut politisi PKB itu, partisipasi rendah juga disebabkan oleh putusan MK tentang Undang-Undang (UU) Nomor 8/2015 tentang Pilkada bahwa anggota dewan baik DPR, DPD?, DPRD, PNS, TNI/Polri jika maju Pilkada harus mengundurkan diri dari jabatannya. Akibatnya, jumlah calon pasangan menjadi rendah yang berdampak partisipasi juga rendah.

Selain itu juga, kurangnya ruang sosialisasi bagi pasangan calon kepala daerah sehingga banyak masyarakat kekurangan informasi soal Pilkada serentak yang digelar pada 9 Desember 2015 lalu.

"Kurangnya kandidat yang ikut ambil bagian dalam Pilkada ini juga berdampak kepada kurangnya partisipasi masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya," ungkapnya.(yn)

tag: #pilkada-2015  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...