Berita
Oleh Syamsul Bachtiar pada hari Rabu, 24 Des 2014 - 10:13:02 WIB
Bagikan Berita ini :

Din: Pemerintah Intervensi Parpol, Kacaukan Kehidupan Bernegara

63Din Syamsuddin (indra) (3).JPG
Din Syamsuddin (Sumber foto : Indra Kusuma/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin berharap pemerintah bersikap adil dalam melihat konflik yang terjadi di internal sebuah partai politik (Parpol).

"Saya minta pemerintah bersikap berlaku adil menegakkan keadilan berdasarkan hukum yang ada. Jangan coba-coba intervensi. Sekali pemerintah intervensi akan terjadi kekacauan. Tidak hanya mengacaukan parpol tapi juga mengacaukan kehidupan berbangsa dan bernegara," tegas Din di Jakarta, Selasa (23/12/2014).

Ketua Umum PP Muhammadiyah itu berpendapat bahwa pemerintah, dalam hal ini Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), terkesan tidak fair dalam menyikapi kisruh internal partai. Menurut dia, langkah Kemenkumham cenderung menimbulkan bom waktu bagi partai-partai.

"Saya minta ini jangan diteruskan ke partai-partai lain. Seyogyanya urusan Parpol serahkan pada Parpol. Sangat berbahaya jika pemerintah ikut mengintervensi. Saya berharap partai lain ketika terjadi konflik bisa diselesaikan dengan rekonsialisasi dan islah," pungkas dia.

Diketahui, Kemenkumham sebelumnya sempat 'mengintervensi' dengan mengesahkan kepengurusan hasil muktamar PPP Surabaya kubu Romahurmuziy yang cenderung lebih condong mendukung pemerintah. Padahal internal partai berlambang Ka'bah tersebut sedang berkonflik, dimana kubu Djan Faridz cs juga menggelar muktamar di Jakarta dan melaporkan kepengurusannya ke Kemenkumham. Kubu Djan Faridz akhirnya melayangkan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) dan saat ini tengah berproses.(yn)

tag: #Kemenkumham  #Kisruh Parpol  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Telkom Akselerasi Program Streamlining, Pastikan Portofolio TelkomGroup Fokus pada Bisnis Inti

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 12 Okt 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan komitmennya untuk mengakselerasi program penyederhanaan (streamlining) entitas anak usaha di lingkungan TelkomGroup. ...
Berita

Doli Kurnia Siap Ungkap Fakta di Balik Polemik Pasal Cawapres 2024

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, mengaku memiliki dokumen dan rekaman video terkait polemik dugaan penyelundupan Pasal 18 ayat (3) Peraturan Komisi Pemilihan ...