Berita
Oleh Radip Pradipta pada hari Minggu, 04 Jan 2015 - 11:19:49 WIB
Bagikan Berita ini :

Ada Pelanggaran Terbang Selain Air Asia , DPR Tunggu Bukti

31Fary-AirAsia.jpg
Fary Djemi Francis dan Pesawat Air Asia (Sumber foto : Mandra Pradipta/TeropongSenayan dan antaranews)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -Komisi V DPR akan memprioritaskan pemanggilan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan terkait musibah pesawat Air Asia QZ 8501. Tidak hanya soal musibahnya tetapi juga soal penerbangan yang diduga tidak ada izin dari otoritas Kementrian Perhubungan (Kemenhub) termasuk juga masalah pembekuan sementara izin terbang rute Surabaya-Singapura.

"Kita sekarang masih reses, tapi pemanggilan jajaran kementrian perhubungan menjadi prioritas Komisi V setelah reses berakhir 12 Januari ini," kata Ketua Komisi V DPR Fary Djemy Francis, yang dihubungi TeropongSenayan, Minggu (4/1).

Yang pasti, lanjut Fery, harus diteliti dan dikaji mendalam persoalan ini. Apalagi Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengatakan kemungkinan pelanggaran terbang seperti ini tidak hanya dilakukan oleh Air Asia tetapi juga oleh maskapai penerbangan lainnya.

"Ini masalah sangat serius dan perlu penanganan serius. Kalau memang pernyataan menteri benar itu luar biasa, bisa saja praktik seperti ini sudah lama terjadi dan ini sangat berbahaya tidak hanya bagi masyarakat tetapi juga bagi negara. Kita di DPR menunggu bukti itu," ujarnya lagi.

Lebih lanjut dirinya mengatakan apapun hasil temuan dari Kemenhub soal pelanggaran yang dilakukan oleh Air Asia, pihak DPR akan menunggu dan mendalami. Karena itu Komisi V tidak hanya akan memanggil jajaran Kemenhub tetapi juga Air Asia, Basarnas, KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi) dan pihak-pihak terkait lain yang menangani masalah ini.

"Kita juga sudah menerima masukkan baik secara perorangan sebagai anggota Komisi V maupun yang disampaikan ke komisi. Kita sudah pelajari. Saat ini biarlah Kemenhub bekerja lebih dulu agar hasilnya maksimal," ujarnya.

Sebagaimana diketahui Plt Dirjen Perhubungan Udara Djoko Murdiatmojo telah membentuk tim guna menyelidiki pelanggaran izin penerbangan yang dilakukan oleh pihak Air Asia. "Kami merasa kecolongan dan kenapa bisa lolos. Maka dari itu akan kami lakukan investigasi,"kata Joko.(ss)

tag: #Pelanggara  #Terbang  #maskapai lain  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Waka Komisi V DPR: Bedah 400 Ribu Rumah Harus Mampu Perbaiki Kualitas Hidup Rakyat

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 13 Apr 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras mendorong percepatan realisasi program bedah rumah di mana Pemerintah meningkatkan jumlahnya secara signifikan tahun ...
Berita

Analis Apresiasi Menteri Imipas Tegas Berantas Narkotika di Lapas, Selaras Asta Cita Prabowo

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Dukungan terhadap langkah tegas Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) RI, Jenderal Pol. (Purn) Pol. Drs. Agus Andrianto, SH., M.H., dalam memberantas peredaran ...