Berita
Oleh M Anwar pada hari Minggu, 23 Okt 2016 - 18:57:20 WIB
Bagikan Berita ini :

Pertamina Tak Bisa Terapkan BBM Satu Harga, Ini Alasannya

8Wianda_02.jpg
Wianda Pusponegoro (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Vice Presiden Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro mengungkapkan, ada tiga alasan harga BBM sulit disamaratakan di seluruh Indonesia.

"Pertama, disebabkan karena memang tidak adanya lembaga penyalur resmi Pertamina," kata dia dalam diskusi membahas 'Formulasi Listrik dan BBM Wilayah Perbatasan' di gedung Dewan Pers Jakarta, Minggu (23/10/2016).

Kedua, lanjut Wianda, tatanan geograsi di mana di beberapa kabupaten di daerah perbatasan, termasuk di Papua dan Kalimantan Utara, menyebabkan wilayah tersebut hanya bisa dijangkau dengan pesawat udara.

Terakhir, keterbatasan infrasturuktur BBM yang tersedia di wilayah tersebut.

Melihat tiga masalah tersebut, Wianda mengatakan saat ini Pertamina fokus pada solusi dari masalah tersebut.

"Saat ini kami sudah mendirikan agen premium solar di sana, dan harganya malah lebih rendah dari Jawa, karena harga yang digunakan adalah harga non Jawa, yang artinya harganya Rp 4.650 per liter untuk premium dan solarnya Rp 5.150 per liter," ujar dia.

Solusi kedua, cetus Wianda, Pertamina telah menyediakan pesawat khusus yang dikhususkan hanya untuk mengantarkan BBM.

Targetnya, tahun ini Pertamina akan mengadakan tiga pesawat pengangkut BBM, satu di Kalimantan Utara, satu sudah digunakan di Papua, terutama untuk kabupaten yang lokasinya di pegunungan seperti Tolikara.

"Jadi ini menunjukkan adanya supply yang continue supaya bisa ada stok untuk melayani masyarakat di sana," kata Wianda.

"Artinya, Pertamina memberikan solusi dari ketiga masalah-masalah ini," tambah dia.(yn)

tag: #bbm-satu-harga  #harga-bbm  #harga-bbm  #pt-pertamina  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Telkom Akselerasi Program Streamlining, Pastikan Portofolio TelkomGroup Fokus pada Bisnis Inti

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 12 Okt 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan komitmennya untuk mengakselerasi program penyederhanaan (streamlining) entitas anak usaha di lingkungan TelkomGroup. ...
Berita

Doli Kurnia Siap Ungkap Fakta di Balik Polemik Pasal Cawapres 2024

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, mengaku memiliki dokumen dan rekaman video terkait polemik dugaan penyelundupan Pasal 18 ayat (3) Peraturan Komisi Pemilihan ...