Berita
Oleh Ferdiansyah pada hari Kamis, 27 Okt 2016 - 12:23:42 WIB
Bagikan Berita ini :

Basmi Pungli, IPW Usul SIM dan STNK Seumur Hidup

18netapane.jpg
Ketua Presidium Indonesia Police Watch Neta S Pane (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Indonesia Police Watch (IPW) mengusulkan pemberlakuan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) seumur hidup guna membasmi pungutan liar (pungli) di jajaran Lalu Lintas Polri.

"Solusi untuk memberantas pungli di jajaran Lalu Lintas Polri, misalnya, pemerintah harus memberlakukan SIM, STNK, BPKB, dan TNKB seumur hidup. Pengurusan perpanjangan adalah biang kerok terjadinya pungli," kata Ketua Presidium Indonesia Police Watch Neta S Pane, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (27/20/2016).

IPW menyampaikan usulan tersebut guna mendukung gebrakan Presiden Joko Widodo dalam memberantas pungli.

Di negara maju, kata Neta, masa berlaku SIM, STNK, BPKB, dan TNKB sudah seumur hidup. Pergantian dokumen-dokumen itu hanya dilakukan saat terjadi kerusakan atau hilang. Pembayaran pajaknya pun melalui bank.

"Namun, untuk mendapatkan SIM harus diperketat lewat lembaga pendidikan yang terakreditasi," tuturnya.

Jika SIM, STNK, BPKB, dan TNKB diberlakukan seumur hidup, menurut Neta, praktik pungli dan percaloan akan hilang. (plt)

tag: #polisi  #pungli  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR RI Tegaskan PP TUNAS sebagai Langkah Strategis Mewujudkan Ruang Digital Anak yang Aman dan Sehat

Oleh Sahlan Ake
pada hari Kamis, 23 Jul 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia bekerja sama dengan Komisi I DPR RI kembali menggelar ...
Berita

Nurul Arifin: Penguatan Ideologi Pancasila Menjadi Kunci Menjaga Persatuan Bangsa di Era Digital

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) bersama Komisi I DPR RI kembali menggelar Webinar Literasi ...