Berita
Oleh M Anwar pada hari Selasa, 03 Jan 2017 - 17:27:10 WIB
Bagikan Berita ini :

ICMI Minta Pemerintah Tinjau Ulang Kebijakan Bebas Visa

74jimly-icmi.jpg
Jimly Asshiddiqie (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Banyaknya tenaga kerja asing (TKA) yang datang ke Indonesia membuat masyarakat resah. Untuk itu, pemerintah diminta untuk meninjau ulang kebijakan bebas visa.

Hal itu ditegaskan Ketua Umum Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie.

"Masyarakat kita punya hak untuk mendapatkan lapangan pekerjaan, dengan adanya kebijakan tenaga kerja asing yang semakin longgar telah meresahkan masyarakat," kata Jimly di Jakarta, Selasa (3/1/2017).

Jimly menilai, kebijakan bebas visa yang memperlonggar TKA itu telah disalahartikan sebagian kalangan.

Mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu menuturkan, pemerintah perlu mempertimbangkan sistem audit jam kerja yang belum diterapkan di Indonesia sebagai pertimbangan bisnis antarnegara.

Berdasarkan data Izin Mempekerjakan Tenaga Asing (IMTA) yang dikeluarkan Kementerian Tenaga Kerja, jumlah tenaga kerja asing mengalami fluktuasi, yang pada 2011 turun menjadi 72.427 orang dari 77.307 orang pada setahun sebelumnya.

Kemudian pada 2013 kembali menurun menjadi 68.957 orang, lalu menurun tipis menjadi 68.762 orang pada 2014.

Setahun kemudian pada 2015, berbalik naik tipis menjadi 69.025 orang dan akhirnya pada 2016 naik lagi menjadi 74.183 orang.(yn)

tag: #icmi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...