Berita
Oleh Givary Apriman pada hari Friday, 17 Jul 2020 - 15:45:00 WIB
Bagikan Berita ini :

ICMI : Meski RUU HIP Diganti RUU BPIP, Rakyat Akan Tetap Menolak

tscom_news_photo_1594963616.JPG
Anton Tabah (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Dewan Pakar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Anton Tabah mengatakan meski Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) yang telah berubah nama tetap tidak diperlukan oleh masyarakat.

Anton menyoroti polemik tentang RUU HIP yang menjadi bola liar di Masyarakat dan menurutnya Pancasila sudah final dan sangat jelas.

Anton menyebut rakyat akan tetap menolak RUU HIP dalam segala bentuk perwujudannya maka dari itu dirinya menyarankan agar pemerintah dan DPR RI untuk tidak membuang-buang energi dengan memaksakan diri membahas RUU tersebut meski mengganti nama RUU tersebut.

"Jika RUU tersebut dilanjutkan dengan nama RUU BPIP, rakyat akan terus melawan. Apalagi sudah lama rakyat nuntut BPIP dibubarkan," kata Anton, melalui keteranganya, Jumat (17/07/2020).

Pengurus MUI Pusat menuturkan kalau pemerintah sebaiknya fokus kepada permasalahan yang kini tengah dilanda masyarakat seperti pandemi corona.

"Sekali lagi jangan buang-buang energi. lebih baik energi DPR dan Pemerintah untuk bangun bangsa yang sedang terpuruk ini daripada buat UU yang berpolemik," tuturnya.

Sebelumnya, pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Mahfud MD, dan DPR sepakat mengubah pembahasan Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) menjadi RUU Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (RUU BPIP).

Kesepakatan itu diumumkan Mahfud MD dan Ketua DPR, Puan Maharani, kepada wartawan di Gedung DPR/MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (16/07/2020).

Dalam penjelasannya, Puan menegaskan bahwa RUU BPIP tidak sama dengan RUU HIP yang memuat "pasal-pasal kontroversial" seperti penafsir filsafat dan sejarah Pancasila.

tag: #ruu-hip  #dpr  #icmi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Kabel Menjuntai Sebabkan Siswi SMA Tewas, Mardani DPR Sebut Utilitas Kota Harus Pastikan Keselamatan Publik

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 24 Jun 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera menyampaikan keprihatinan atas insiden menjuntainya kabel listrik di jalan yang menyebabkan seorang siswi SMA kecelakaan hingga ...
Berita

Legislator: Layanan Kesehatan Jiwa Bagi Korban Penyekapan Perempuan di Bandung Harus Jadi Bagian Proses Pemulihan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menyampaikan keprihatinan mendalam atas kasus penyekapan dan penganiayaan sadis terhadap seorang perempuan berinisal YTR ...