Berita
Oleh Mandra Pradipta pada hari Minggu, 04 Jun 2017 - 11:06:57 WIB
Bagikan Berita ini :

Demokrat: Apakah Pemerintah Ingin Menjinakkan Kampus Kritis?

17didi.jpg
Didi Irawadi Syamsuddin (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Wasekjen Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsuddin meminta pemerintah tidak melakukan penjinakan terhadap kampus-kampus yang selama ini kritis kepada pemerintah.

Maka itu, ia meminta wacana pemilihan rektor akan dipilih langsung oleh presiden lebih baik ditiadakan. Sebab, praktek demokrasi di kalangan civitas akademika di perguruan tinggi sudah sangat baik.

"Jadi biarkanlah proses demokrasi yang sudah berjalan dengan baik selama ini untuk tidak perlu diganggu dan diintervensi," kata Didi saat dihubungi di Jakarta, Minggu (4/6/2017).

"Wajar kalau publik kemudian curiga, kenapa terkesan pemerintah sepertinya takut dikritisi, sampai-sampai Presiden harus repot dilibatkan lebih jauh. Apakah kampus-kampus yang kritis hendak dibuat jinak supaya tidak berani protes-protes lagi kepada pemerintah?," tambahnya.

Didi pun mengatakan, masih banyak urusan negara yang lebih penting di urusi presiden ketimbang pemilihan rektor. Dimana, harga kebutuhan bahan pokok jelang Idul Fitri belum stabil dan tarif dasar listrik kian melambung tinggi.

"Negara hendaknya peka sehubungan hal-hal tersebut di atas. Itu lebih penting. Biarkan proses demokrasi yang sehat dan independen berjalan di kampus," tandasnya. (icl)

tag: #partai-demokrat  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
BANK DKI JACKONE
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DREAL PROPERTY
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement