Berita
Oleh Syamsul Bachtiar pada hari Sabtu, 22 Jul 2017 - 09:17:41 WIB
Bagikan Berita ini :

Politisi PDIP Tuding Mentan Cari Sensasi Jelang Reshuffle

38darmadi.jpg
Darmadi Durianto (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Anggota Komisi VI DPR RI Darmadi Durianto mendesak Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menjelaskan sebab musabab terjadinya penggerebekan gudang beras di Bekasi oleh aparat kepolisian baru-baru ini.

Berdasarkan informasi yang didapatnya, beras yang ada digudang tersebut bukan beras subsidi sebagaimana ramai diberitakan beberapa media massa pasca penggerebekan aparat kepolisian.

"Beras yang ditangkap bukan beras subsidi. Mentan harus menjelaskan ke masyarakat dasar penangkapannya apa? Perusahaan tersebut membeli ke petani dengan harga tinggi dari bulog. Yang ada justru menguntungkan petani," ungkap Bendahara Megawati Institute itu saat dihubungi di Jakarta, Jumat (21/07/2017).

Selain itu, lanjut dia, sangat tidak masuk akal jika gudang beras yang digerebek itu dituding menimbun stock beras dalam jumlah besar.

"Kalau penimbunan enggak mungkin karena stock yang ada tidak begitu besar apalagi dibandingkan dengan skala bisnis perusahaan," tandasnya.

Darmadi mencurigai dibalik penggerebekan tersebut tak lebih sebagai upaya menteri terkait yang sedang mencari muka ditengah isu reshuffle kabinet.

"Dugaan saya, Mentan mencari popularitas dan sensasi," tudingnya.

Sebaiknya, saran dia, untuk membuktikan kebenaran apakah gudang beras yang digerebek tersebut menjual beras subsidi atau bukan, aparat berwajib melakukan kroscheck data.

"Satgas pangan harus verifikasi data secara benar, jangan sampai dijebak dengan informasi yang palsu dan tidak akurat. Apalagi memiliki agenda tertentu. Menciptakan iklim usaha yang kondusif harus menjadi agenda utama pemerintah," tegasnya.

Seperti diketahui, Kamis (20/07) jajaran aparat kepolisian menggerebek gudang beras bernama PT Indo Beras Unggul (IBU) yang ada di Bekasi Jawa Barat karena diduga menimbun beras subsidi yang kemudian untuk dijual kembali ke masyarakat dengan harga mahal. (icl)

tag: #kasus-beras-oplosan  #kementerian-pertanian  #pdip  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
HUT RI A NAJIB 2026
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Patrice Sebut Banyak Kader Partai Lain Ingin Gabung Hanura

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 02 Sep 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua Task Force Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura Patrice Rio Capella mengungkapkan, banyak kader partai lain mulai melirik Hanura. Namun, pihaknya belum mau ...
Berita

SEMMI Jakarta Raya Pertanyakan Dasar Putusan Hakim PA Jakpus, Kasus Apa?

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) — Putusan Pengadilan Agama Jakarta Pusat Nomor 85/Pdt.G/2025/PA.JP menjadi perhatian publik, khususnya terkait objek harta yang disebut berstatus Sertifikat Hak Milik ...