Berita
Oleh untung ss pada hari Jumat, 27 Feb 2015 - 07:21:29 WIB
Bagikan Berita ini :

Janji Swasembada Pangan Jokowi Masih Slogan

33jokowi.jpg
Presiden Joko Widodo (Sumber foto : eko hilman)
Teropong Juga:

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -Janji Presiden Joko Widodo yang menjadikan Indonesia swasembada pangan masih seperti gaya kampanye dan sebatas slogan. Jadi presidan sudah lebih 100 hari, tapi yang lebih sering justru hanya rajin blusukan dan belum banyak yang bisa dilakukan untuk rakyat.

"Sampai detik ini saya belum melihat ada upaya Jokowi mencapai swasembada pangan. Khan janjinya mencetak sawah 2 juta hektar, sampai sekarang belum terlihat perencanaannya sama sekali,” ujar Muhammad Sarmuji.

Menurut anggota Komisi VI Dari Fraksi Partai Golkar ini, langkah untuk menciptakan swasembada pangan belum tampak. Terobosan di bidang pangan juga belum terdengar. Yang ada justru, saat ini harga beras melambung tinggi hingga tidak terkendali bahkan terlambat menangani.

”Mana itu Trisakti Bung Karno yang jadi slogan Jokowi dalam pemilu presiden lalu? Keadulutan pangan sama sekali tidak terlihat.Nawa cita kemana?," imbuhnya.

Saat harga beras sudah melonjak hingga 30 persen baru ada upaya operasi pasar. "Padahal mestinya ketika kebutuhan pokok itu naik 10 persen, mestinya pemerintah sudah harus siaga. Bukan malah blusukan nggak jelas tujuannya," tambahnya. "Wajar kalau orang lalu curiga ini cara agar keran impor dibuka lagi."

tag: #seperti kampanye  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Ketua Umum PB Mathla'ul Anwar Jazuli Juwaini Dukung Penuh Langkah Tegas Presiden Prabowo, Kedaulatan NKRI Tak Boleh Digadaikan

Oleh Sahlan Ake
pada hari Sabtu, 07 Nov 2026
JAKARTA – Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar, Dr. KH. Jazuli Juwaini, MA, MM menyatakan dukungan penuh kepada Presiden Prabowo Subianto dalam mengambil langkah tegas untuk menjaga ...
Berita

Ketua Dewan Etik PERKI Sampaikan Hak Jawab atas Pemberitaan Kasus dr. Dasaad

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua Dewan Etik Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI), dr. Muhammad Munawar, membantah tudingan rekayasa pengaduan terhadap enam pasien serta ...