Berita
Oleh Syamsul Bachtiar pada hari Selasa, 03 Mar 2015 - 10:36:31 WIB
Bagikan Berita ini :

Wibawa Negara Hilang Akibat Ulah Elit Politik

50arief hidayat.jpg
Ketua MK Arief Hidayat (Sumber foto : eko hilman)
Teropong Juga:

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -Hilangnya kewibawaan lembaga-lembaga negara akibat perilaku para elit politik negeri ini.Para elit juga telah kehilangan orientasi kolektif (disorientasi) di masyarakat, berbangsa dan bernegara.

"Akibatnya lembaga negara kehilangan kepercayaan (distrust) karena satu dan lainnya saling menjatuhkan," kata Ketua Mahkamah Konstitusi Prof Dr Arief Hidayat dalam diskusi bertema "Penggunaan Istilah Empat Pilar'" di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (02/03/2015).

Menurutnya, kalau kondisi ini dibiarkan berlarut-larut, akan menjadi awal kehancuran bangsa dan negara. "Jadi, kita harus membangun kesadaran kolektif atas disorientasi dan distrust itu," kata Arif.

Arief menekankan agar elit politik baik di eksekutif, legislatif maupun yudikatif harus membangun kesadaran itu melalui sosilasisai 4 pilar kehidupan berbangsa dan bernegara yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

"Bahwa terjadinya kegaduhan politik saat ini akibat menjauhkan diri dari 4 Pilar itu. Mereka seperti karena seperti tidak lagi mengakui visi, misi, dan tujuan bernegara sebagaimana amanat Pembukaan UUD 1945," tandas dia.(ss)

tag: #wibawa hilang  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Ketua Umum PB Mathla'ul Anwar Jazuli Juwaini Dukung Penuh Langkah Tegas Presiden Prabowo, Kedaulatan NKRI Tak Boleh Digadaikan

Oleh Sahlan Ake
pada hari Sabtu, 07 Nov 2026
JAKARTA – Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar, Dr. KH. Jazuli Juwaini, MA, MM menyatakan dukungan penuh kepada Presiden Prabowo Subianto dalam mengambil langkah tegas untuk menjaga ...
Berita

Ketua Dewan Etik PERKI Sampaikan Hak Jawab atas Pemberitaan Kasus dr. Dasaad

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua Dewan Etik Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI), dr. Muhammad Munawar, membantah tudingan rekayasa pengaduan terhadap enam pasien serta ...