Berita
Oleh Ferdiansyah pada hari Senin, 23 Okt 2017 - 17:43:48 WIB
Bagikan Berita ini :

Demo 3 Tahun Jokowi-JK, Polisi Agendakan Periksa Dua Mahasiswa

59argo.jpg
Argo Yuwono (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Penyidik Polda Metro Jaya mengagendakan memeriksa dua koordinator demo mahasiswa yang berujung ricuh di depan Istana Kepresidenan Jakarta Pusat yang telah ditetapkan tersangka berinisial PL dan WWN.

"Informasi dari pengacara keduanya tidak hadir," kata Kepala Bidanv Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta Senin (23/10/2017).

Argo mengatakan PL dan WWN berperan sebagai penanggung jawab dan pemandu aksi memprotes tiga tahun pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK).

Argo mengungkapkan penyidik Polda Metro Jaya belum sempat meminta keterangan PL dan WWN sehingga akan menjadwalkan ulang pemanggilan kedua tersangka itu.

Argo menuturkan polisi juga telah menetapkan tersangka dan menahan dua mahasiswa yang diduga melakukan pengrusakan fasilitas umum saat pembubaran aksi berinisial IM dan MAS.

Sementara itu, sebanyak 12 mahasiswa lainnya yang menjadi tersangka melawan perintah aparat telah dipulangkan usai menjalani pemeriksaan pada Sabtu (21/10).

Sebelummya, sejumlah elemen mahasiswa berunjuk rasa memprotes tiga tahun pemerintahan Jokowi-JK di depan Istana Kepresidenan pada Jumat (20/10) siang.

Aparat kepolisian telah mengupayakan berbagai cara dan persuasif mengimbau pendemo menyampaikan aspirasi sesuai undang-undang yang berlaku.

Bahkan petugas memberikan kesempatan kepada pengunjuk rasa berdemo sejak pukul 11.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB padahal sesuai aturan batas demo pada pukul 18.00 WIB.

Lantaran tidak menuruti imbauan, petugas membubarkan paksa pengunjuk rasa namun beberapa pendemo melakukan perlawanan dan pengrusakan terhadap fasilitas umum.

Akhirnya, petugas mengamankan 14 pendemo yang diduga terlibat pengrusakan dan melawan terhadap aparat.

Mahasiswa yang diamankan di Polda Metro Jaya yakni M Yogi Ali Khaedar, Ardi Sutrisbi, Aditya Putra Gumesa, Gustriana, Taufik, Muhammad Wadik, Susilo, Muhammad Yahya Sifahudin, Rifki Abdul Jabar, Ramdani, M Golbi Darwis, Fauzan Arindra, Handriyan Prawitra dan Insan Munawar. (Ant/icl)

tag: #jokowijk  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...