Berita
Oleh Syamsul Bachtiar pada hari Jumat, 20 Mar 2015 - 14:14:04 WIB
Bagikan Berita ini :

Mahfudz: Reorganisasi TNI Belum Perlu

40mahfudz-siddiq.jpg
Mahfudz Siddiq (Sumber foto : Eko Hilman)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Reorganisasi lembaga TNI saat ini tidak sesuai dengan semangat Pemerintahan Joko Widodo yang ingin efisien. Padahal reorganisasi tidak bisa setengah-setengah sehingga perlu biaya yang sangat besar.

"Pemerintahan Jokowi kan ingin efisiensi dan efektif sampai jabatan wakil menteri pertahanan saja dihapus. Karena itu kalau ada penambahan jabatan wakil panglima TNI, panglima armada bahkan kodam tidak sesuai dengan rencana presiden yang ingin efisien," kata Wakil Ketua Komisi I DPR FPKS Mahfudz Siddiq, Jumat (20/3).

Karena itu, lanjut Mahfudz, untuk reorganisasi TNI dengan penambahan jabatan wakil pangima TNI atau menambah jabatan lainnya belum diperlukan saat ini. Apalagi tugas-tugas panglima selama ini sudah dibantu oleh para asisten.

"Ada asisten operasional, asisten teritorial, asisten intelijen dan asisten-asiten lain yang membantu panglima. Justru mubazir kalau ada tambahan pos jabatan baru seperti wakil panglima dan yang lain," tandas dia.

Sejauh ini, kata Mahfudz, belum ada penjelasan kepada Komisi I DPR. Raker terakhir dengan menhan dan panglima TNI membahas soal pembentukan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) dan itupun masih menunggu Peraturan Presiden (Perpres).

"Tidak ada soal wakil panglima dan tidak perlu ada jabatan wakil panglima," tandas dia.(ss)

tag: #wakil panglima TNI  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...