Berita
Oleh Ahmad Hatim Benarfa pada hari Senin, 23 Mar 2015 - 17:21:39 WIB
Bagikan Berita ini :
Jelang Kongres Partai Demokrat

Syarief : Ada Yang Tak Mau Aklamasi

74Syarif Hasan.jpg
Ketua Harian DPP Partai Demokrat Syarif Hasan (Sumber foto : Mulkan Salmun)

JAKARTA (‎TEROPONGSENAYAN)-Partai Demokrat berencananya menggelar kongres pada 2015. Namun ada kelompok yang berusaha mengganggu kesolidan partai berlambang Mercy. Salah satu indikasinya, Forum Komunikasi Pendiri dan Deklarator (FKPD) Demokrat yang keberatan SBY dipilih secara aklamasi. "Demokrat sekarang sudah solid utuh, sudah recovery. Jadi kalau ada yang menginginkan Demokrat tidak lebih bagus lagi, ya itulah jawabannya," kata Ketua Harian DPP Partai Demokrat, Syarief Hasan kepada TeropongSenayan di Jakarta, Senin (23/3/2015).

Bahkan anggota Fraksi Partai Demokrat ini malah mempertanyakan mengapa mekanisme aklamasi tidak diperbolehkan di kongres nanti. Padahal aklamasi merupakan hal yang sah dalam sistem demokrasi di Indonesia. "Kalau ada masyarakat yang menghendaki, lalu apakah aklamasi itu bukan bagian dari demokrasi?" ujarnya.

Mantan Menkop/UKM ini menjelaskan keinginan aklamasi di Kongres Demokrat nanti merupakan kemauan bersama dari sejumlah DPD dan DPC Demokrat. Karena DPD dan DPC Demokrat yang memiliki hak suara untuk menentukan mekanisme kongres nanti. "Ini kan kehendak yang punya suara. Yang jelas yang punya suara yang menghendaki demikian," ungkapnya. (ec)

tag: #Kisruh Partai Demokrat  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Telkom Akselerasi Program Streamlining, Pastikan Portofolio TelkomGroup Fokus pada Bisnis Inti

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 12 Okt 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan komitmennya untuk mengakselerasi program penyederhanaan (streamlining) entitas anak usaha di lingkungan TelkomGroup. ...
Berita

Doli Kurnia Siap Ungkap Fakta di Balik Polemik Pasal Cawapres 2024

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, mengaku memiliki dokumen dan rekaman video terkait polemik dugaan penyelundupan Pasal 18 ayat (3) Peraturan Komisi Pemilihan ...