Berita
Oleh Sahlan pada hari Rabu, 21 Feb 2018 - 19:51:48 WIB
Bagikan Berita ini :

Jokowi Ogah Teken UU MD3, Begini Komentar Fahri

82fahri-kalem.jpg
Fahri Hamzah (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyoroti sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dikabarkan enggan menandatangani revisi UU MD3.

Menurut Fahri, memang sulit memahami isi pasal-pasal dari UU MD3, dan hanya negarawan yang paham isi UU tersebut.

"Memang falsafah dalam UU MD3 itu emang agak berat. Kalau enggak negarawan enggak bisa paham itu pasal-pasal itu ya," kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/2/2018).

Ia khawatir tidak ada orang yang berani menjelaskan kepada Presiden Jokowi soal pasal-pasal yang dinilai menjadi kontroversi.

"Pertama bahwa sebenarnya tidak ada perubahan ya. Yang perubahan itu adalah mengkonsolidasi dari amanah UUD tentang imunitas. Jangan-jangan Presiden tidak tahu bahwa hak imunitas itu ada dalam UUD," katanya.

Jika nantinya, terang Fahri, selama 30 hari tidak ada sikap dari Presiden Jokowi, sesuai mekanisme maka UU yang sudah disetujui di DPR akan tetap berlaku.

"30 hari Presiden enggak mau menunjukkan sikap karena mau pencitraan begitu ya itu akan jadi UU. Harus dimasukkan lembar negara diumumkan oleh Menkumham dan harus ditaati semua orang, begitu filsafatnya," tandasnya.(yn)

tag: #fahri-hamzah  #revisi-uu-md3  #uu-md3  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...