Berita
Oleh Radip Pradipta pada hari Selasa, 07 Apr 2015 - 16:27:48 WIB
Bagikan Berita ini :

Komisi V DPR Akan Panggil Manajemen Air Asia

55fary djemi francis.jpg
Fary Djami Francis (Sumber foto : Indra Kusuma)
Teropong Juga:

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Panja keselamatan, keamanan, dan kualitas penerbangan Komisi V DPR meminta Kementerian Perhubungan membentuk tim ganti rugi untuk korban Air Asia QZ 8501 kepada ahli waris.

Pasalnya sampai saat ini penyelesaian ganti rugi dari pihak Air Asia terhadap keluarga korban lamban. "Pembayaran asuransi ahli waris korban lamban," kata Ketua Komisi V Fary Djemi Francis, Selasa (07/04/2015).

Ini semua, menurut Fary, sangat erat kaitannya dengan seluruh Kementerian dan lembaga. Juga Ditjen Administrasi Hukum Kemenkumham, Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Otoritas Jasa Keuangan, Polri maupun Pemda dan PT Indonesia Air Asia

Karena itu, lanjut Fary, panja Komisi V DPR akan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan pihak Air Asia untuk meminta laporan perkembangannya penyelesaian asuransi kepada ahli waris korban Air Asia QZ 8501.

"Nanti kami minta laporan perkembangannya seperti apa. Kita ingin semua prosesnya bisa dipercepat, karena Air Asia sudah komitmen membayar," tandasnya.(ss)

tag: #Panggil Air Asia  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
AMIN BANNER 01
advertisement
AMIN BANNER 02
advertisement
AMIN BANNER 03
advertisement
AMIN BANNER 04
advertisement
AMIN BANNER 06
advertisement
AMIN BANNER 08
advertisement