Berita
Oleh Ilyas pada hari Jumat, 10 Apr 2015 - 14:21:56 WIB
Bagikan Berita ini :

Jokowi Dicekoki Sindiran Megawati di Kongres PDI-P, Apa Kata Istana?

84Jokowi.jpg
Jokowi (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Presiden Joko Widodo menghadiri Kongres PDI Perjuangan yang digelar di Bali pada Kamis (9/4). Namun kedatangan Jokowi hanya mendapatkan banyak sindiran, terutama dari Megawati Soekarnoputri.

Bahkan yang paling menjadi perbincangan, selain tidak diberi kesempatan menyampaikan pidato, Jokowi diminta waspada dengan penumpang gelap. Menurut Megawati, banyak penumpang gelap yang siap menyalip di tikungan.

Megawati secara tersirat juga mengungkap lemahnya Jokowi dalam berkomunikasi dengan PDIP, partai utama yang mengusungnya sebagai calon presiden pada Pilpres lalu.

Lalu apa kata Istana Negara menanggapi persoalan tersebut?

"Ditunggu arahan Presiden setelah kembali dari sana," kata Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto, di Kantor Kepala Staf Kepresidenan, Jakarta, Kamis (9/4/2015).

Andi tidak menjelaskan lebih lanjut soal langkah Istana. Ia juga enggan berkomentar panjang soal sindiran Megawati Soekarnoputri, yang merupakan 'aktor' utama di balik pencalonan Jokowi sebagai presiden. (iy)

tag: #Jokowi  #megawati soekarnoputri  #istana negara  #kongres pdip  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
HUT RI A NAJIB 2026
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Patrice Sebut Banyak Kader Partai Lain Ingin Gabung Hanura

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 02 Sep 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua Task Force Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura Patrice Rio Capella mengungkapkan, banyak kader partai lain mulai melirik Hanura. Namun, pihaknya belum mau ...
Berita

SEMMI Jakarta Raya Pertanyakan Dasar Putusan Hakim PA Jakpus, Kasus Apa?

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) — Putusan Pengadilan Agama Jakarta Pusat Nomor 85/Pdt.G/2025/PA.JP menjadi perhatian publik, khususnya terkait objek harta yang disebut berstatus Sertifikat Hak Milik ...