Berita
Oleh Sahlan Ake pada hari Senin, 13 Apr 2015 - 09:02:22 WIB
Bagikan Berita ini :
Rendahkan Jokowi

Pengamat Ini Masih Kesal dengan Pernyataan Megawati

29Ikrar Nusa Bhakti (sahlan).jpg
Ikrar Nusa Bhakti (Sumber foto : Sahlan Ake/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Pidato Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dalam kongres PDIP IV di Bali yang merendahkan kewibawaan Presiden Jokowi, ternyata menyimpan kekesalah tersendiri bagi pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Ikrar Nusa Bhakti.

Dalam pidatonya, Megawati berulang kali menyatakan bahwa Presiden Jokowi merupakan petugas partai yang harus menjalankan instruksi partai. Bahkan, putri kandung mendiang Soekarno itu mengancam Jokowi jika tidak bersedia disebut petugas partai dipersilakan untuk keluar dari PDIP.

"Jangan menjadikan Jokowi itu seperti kacung, tetapi saya menggunakan kata ndoro dan jongos, karena itu seperti ketopraknya sentilan sentilun," kata Ikrar pada TeropongSenayan, Senin (13/4/2015).

Ikrar menilai, istilah petugas partai bagi seorang presiden sekaligus kepala negara itu tidak mencerminkan kepentingan rakyat. Contohnya, tidak mustahil dalam menentukan seorang pejabat ada sudut pandang berbeda antara kepentingan partai dan kepentingan masyarakat.

"Seperti dalam penentuan calon Kapolri atau calon Wakapolri, harus dilihat apa itu mencerminkan kepentingan rakyat, itu belum tentu, sementara pemerintah juga mempuyai hitung-hitungan sendiri," katanya.

Ikrar pun meminta agar Presiden Jokowi lebih mengutamakan kepentingan rakyat daripada partai pengusunya dengan mengutip pernyataan Presiden Amerika Serikat John F Kennedy, My loyalty to the party end, when my loyalty to the country begins.

"Apa yang dikatakan disini (kutipan Kennedy, red) ketika seseorang menjadi presiden, itu tidak bisa memiliki loyal mutlak pada partai, karena yang diurus itu bukan hanya konstituen partai, tetapi seluruh rakyat Indonesai baik itu pemilih ataupun bukan pemilih," pungkasnya.(yn)

tag: #megawati  #jokowi  #ikrar nusa bhakti  #kongres pdip  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...