Berita
Oleh Syamsul Bachtiar pada hari Sabtu, 25 Apr 2015 - 16:55:57 WIB
Bagikan Berita ini :
Carut Marut Industri Penerbangan

Syukur Ingatkan Jonan Jangan Salahkan Bawahan

91syukur nababan.jpg
Syukur Nababan anggota Komisi V DPR (Sumber foto : syukurnababancenter.com)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Komisi V DPR memperingatkan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan agar tidak terburu-buru menyalahkan bawahan. Tindakan ini janji Menhub membenahi industri penerbangan di dalam negeri.

Anggota Komisi V DPR Syukur Nababan menuding ketidakbecusan Ignasius Jonan membenahi industri penerbangan. Karena lemahnya tata kelola kebandaraan. "Malah muncul insiden yang mencoreng penerbangan dengan masuknya penyusup dan teror bom dalam pesawat," katanya kepada TeropongSenayan di Jakarta, Sabtu (25/4/2015).

Menurut Syukur, Komisi V DPR tetap akan meminta tanggungjawan Ignasius Jonan sebagai Menteri Perhubungan jika industri penerbangan tidak juga membaik. "Jangan eselon I yang disalahkan dong. Dia itu pemimpin, kalau gagal melaksanakan tugas sebiknya jangan melempar ke anah buah," tegasnya.

Dikatakan anggota Fraksi PDIP, pejabat yang berada di bawah tidak mungkin salah. Justru yang bersalah adalah Menterinya. Dia harus bertanggung jawab. "Kita tekankan stakeholder dan regulator, jadi bagi saya carut marut penerbangan harus dibenahi," jelasnya.

Lebih jauh Syukur menambahkan jangan sampai dalam pembenahan itu lebih menekankan pada pendekatan bisnis.

Ketua DPP PDIP Bidang Pemuda dan Olahraga ini mengungkapkan hingga saat ini masih ada keluhan tentang tata kelola penerbangan terutama landasan pacu yang masih banyak terdapat objek berbahaya. "Makanya saya katakan, Pak Jonan sebagai Menteri jangan asal ucap. Kalau tidak tercapai dalam 3 bulan jangan salahkan Dirjen," ketusnya. (ec)

tag: #Penerbangan Air Asia  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
AMIN BANNER 01
advertisement
AMIN BANNER 02
advertisement
AMIN BANNER 03
advertisement
AMIN BANNER 04
advertisement
AMIN BANNER 06
advertisement
AMIN BANNER 08
advertisement