Berita
Oleh Sahlan pada hari Sabtu, 10 Nov 2018 - 12:55:24 WIB
Bagikan Berita ini :

Kader PDIP Minta Jokowi Perhatikan Nasib Jutaan Guru Honorer

17DEMO_GURU_HONORER_2.jpg
Ilustrasi (Sumber foto : Dok/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Politikus PDI Perjuangan Effendi Simbolon meminta Presiden Joko Widodo memperhatikan nasib guru honorer yang tak kunjung menjadi PNS.

"Saya berharap Pak Jokowi mengangkat 1,2 juta guru honorer menjadi guru tetap," kata Effendi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (10/11/2018).

Anggota Komisi X DPR RI mempertanyakan dalam alokasi RAPBN 2019 tidak ada sama sekali disinggung masalah guru honorer. Padahal, kata dia, nasib guru honorer saat ini sudah semakin mengkhawatirkan.

"1,2 juta guru honorer diangkat (jadi PNS) kan keren, kayak dia membebaskan tarif tol Suramadu," ujar Effendi.

Pengangkatan pegawai pemerintah non Aparatur Sipil Negara (ASN) seperti pegawai honorer, pegawai tidak tetap dan sejenisnya hanya menunggu pengesahan revisi Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 Tentang ASN.

Revisi Undang-undang ASN diusulkan anggota DPR RI dari Komisi 5, Rieke Diah Pitaloka bersama Ketua Komite Nusantara Aparatur Sipil Negara (KNASN), Mariani.

‎"Saat ini kami bersama teman-teman di DPR RI termasuk ibu Rieke Diah Pitaloka tengah fokus membahas revisi UU ASN dengan penambahan dua pasal penting yang mampu mengubah nasib jutaan honorer yang sudah mengabdi lama namun belum diangkat jadi ASN," ujar Mariani dalam kesempatan yang sama.(yn)

tag: #guru  #honorer-k2  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
Dompetdhuafa X TS : Qurban
advertisement
Berita Lainnya
Berita

KPU Maluku Telah Klarifikasi Pengunduran Mirati Dewaningsih sebagai Anggota DPD

Oleh Sahlan Ake
pada hari Sabtu, 22 Jun 2024
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku sudah melakukan klarifikasi kepada Anggota DPD RI terpilih Mirati Dewaningsih soal pengunduran diri. Klarifikasi ini menindak lanjuti ...
Berita

Panggil Ketua MPR, MKD DPR Diminta Belajar Lagi Ruang Lingkup Tupoksinya

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Fahri Lubis menilai langkah Ketua MPR Bambang Soesatyo tidak menghadiri klarifikasi MKD sudah benar. Pasalnya, MKD tidak mempunyai kewenangan untuk memanggil Bambang ...