JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -Praktik pembajakan di tanah air kian mengancam pendapatan negara. Diantaranya kerugian akibat pembajakan di sektor industri musik saja jumlahnya sangat besar.
"Menurut data yang saya tahu dari Kementerian Perdagangan, tahun 2013 saja potensi kerugian para pelaku industri ini mencapai Rp4,5 triliun," kata anggota Komisi X DPR Anang Hermansyah, Kamis (06/05/2015).
Menurut politisi PAN ini, pembajakan terhadap berbagai karya kreatif saat ini sangat mencemaskan. Hasil produk ilegalnya pun sudah diperjualbelikan secara terbuka. Anehnya tidak ada tindakan apapun dari aparat yang berwenang.
"Ini sungguh mencemaskan, pembajakan sudah menjadi wabah yang dibiarkan," katanya.
Tidak hanya di dunia rekaman atau industri hiburan tetapi juga yang industri perangkat lunak (software). Pembajakan di sektor ini tahun 2012 berdasarkan data Bussines Software Alliance (BSA) mencapai 1,467 dolar Amerika.
Untuk itu, kata Anang, semua pihak dan pemangku kebijakan agar serius terhadap persoalan pembajakan ini. Karena sangat mengancam pelaku industri bahkan terhadap pendapatan negara.(ss)