Bisnis
Oleh Ahmad Hatim Benarfa pada hari Kamis, 14 Mei 2015 - 16:00:29 WIB
Bagikan Berita ini :

Pengamat: Indonesia Boleh Kirim Tentara untuk Amankan Kedubes

42tscom-hikmahanto-mulkan-14515.jpg
Pengamat hubungan internasional Hikmahanto Juwana (Sumber foto : Mulkan Salmun/TeropongSenayan)
Teropong Juga:

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - ‎Pihak Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) merespons serius ancaman yang ditujukan kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Abuja, Nigeria. Karena itu, pihak Kemenlu akan melakukan kordinasi dengan otoritas keamanan setempat.

Menanggapi hal itu, Pengamat hubungan internasional Hikmahanto Juwana mengatakan Indonesia memungkinkan mengirim tim pengamanan khusus yang didatangkan dari Indonesia.

"Sangat dimungkinkan. Yang pasti harus melalui izin otoritas setempat dan sifatnya terbatas," kata Hikmahanto kepada TeropongSenayan di Jakarta, Kamis (14/5/2015).

Menurut Hikmahanto hal serupa dilakukan Amerika Serikat di Indonesia. Ia menyebutkan kedutaan besar Amerika di Indonesia memiliki tim keamanan yang secara khusus di datangkan dari negaranya.

Seperti diketahui, ‎Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Abuja, Nigeria, mendapat surat ancaman penyerangan dari kelompok militan. Surat Ancaman itu datang dari kelompok yang menyebut dirinya M.O.G.‎

Kuat dugaan, ancaman tersebut berkaitan dengan eksekusi mati tiga gembong narkoba asal Nigeria di Indonesia. Namun Hingga saat ini, Belum ada keterangan lebih lanjut dari pihak Kemenlu terkait pihak dibalik kelompok M.O.G tersebut. (al)

tag: #Kedubes RI diancam  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...