Berita
Oleh Ferdiansyah pada hari Rabu, 29 Mei 2019 - 00:15:03 WIB
Bagikan Berita ini :

KPK Tingkatkan Status Kasus BLBI ke Penyidikan

tscom_news_photo_1559063703.jpg
Ilustrasi (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Penanganan kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) jalan terus. KPKmeningkatkan status kasus BLBIke penyidikan. Namun KPK tidak menyebutkan siapa pihak yang ditetapkan sebagai tersangka.

"Iya sudah (naik penyidikan)," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (28/5/2019). Jawaban Alexander saat ditanya apakah kasus BLBI sudah naik penyidikan.

Kini KPK sedang melakukan pelacakan aset terkait kasus BLBI. Sebab ada kerugian negara yang mencapai Rp 4,58 triliun.

"Sedang dilakukan pelacakan oleh labuksi, di KPK, kan untuk pelacakan aset dalam rangka pengembalian kerugian negara itu kan labuksi, sudah berjalan juga kayaknya," tuturnya.

KPK sebelumnya menangani kasus skandal BLBI dengan tersangka mantan Ketua BPPN (Badan Penyehatan Perbankan Nasional) Syafruddin Arsyad Temenggung. Syafruddin pun sudah divonis penjara selama 13 tahun, yang kemudian meningkat menjadi 15 tahun di tingkat banding.

Majelis hakim menyatakan Syafruddin bersalah melanggar hukum terkait skandal BLBI dan menyebarkan kerugian keuangan negara Rp 4,5 triliun serta menguntungkan Sjamsul sebesar Rp 4,5 triliun. Majelis hakim meyakini perbuatan Syafruddin dilakukan bersama-sama dengan Sjamsul serta istrinya Itjih Nursalim dan Dorodjatun Kuntjoro-Jakti. (Alf)

tag: #korupsi-blbi  #kpk  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Telkom Akselerasi Program Streamlining, Pastikan Portofolio TelkomGroup Fokus pada Bisnis Inti

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 12 Okt 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan komitmennya untuk mengakselerasi program penyederhanaan (streamlining) entitas anak usaha di lingkungan TelkomGroup. ...
Berita

Doli Kurnia Siap Ungkap Fakta di Balik Polemik Pasal Cawapres 2024

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, mengaku memiliki dokumen dan rekaman video terkait polemik dugaan penyelundupan Pasal 18 ayat (3) Peraturan Komisi Pemilihan ...