Bisnis
Oleh pamudji pada hari Rabu, 11 Des 2019 - 11:38:24 WIB
Bagikan Berita ini :

Hotel BUMN Dilebur, PHRI Angkat Bicara

tscom_news_photo_1576039104.jpg
Ketua PHRI Hariyadi Sukamdani (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--
Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) angkat bicara tentang rencana peleburan hotel-hotel milik anak usaha BUMN.

Ketua PHRI Hariyadi Sukamdani mengatakan, jika hal tertersebut dilakukan tidak akan menggangu kelangsungan bisnis hotel di Indonesia.

"Nggak masalah, di perhotelan kompetisinya sudah sempurna. Jadi nggak ada masalah mau dikonsolidasi atau apa," kata Hariyadi di Jakarta, Selasa (10/12/2019).

Hariyadi mengakui, banyak bisnis hotel anak perusahaan BUMN yang berbeda dengan bisnis intinya. Hal tersebut membuat kelangsungan bisnis hotel anak usaha BUMN tersebut tidak optimal.

"Contohnya Patra Jasa, itu kan anak perusahaan Pertamina. Dia kan bisnis intinya bukan di situ jadi kadang-kadang kurang begitu dapat perhatian dari induknya," jelas Haryadi.

Haryadi menilai jika dikonsolidasikan dengan bisnis intinya mungkin dapat lebih bagus pengelolaannya.

"Kalau pengelolaan bagus, hotel bagus. Kan baik juga kan untuk meningkatkan kunjungan dari baik domestik dan internasional," tutur Hariyadi.

Kementerian BUMN berencana mengkonsolidasikan 85 hotel milik BUMN. Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga mengatakan 85 hotel tersebut bukan bagian dari BUMN perhotelan PT Hotel Indonesia Natoir (Persero) atau Inna Hotel Group.

Untuk itu, Arya memastikan Kementerian BUMN akan membuat semua anak perusahaan BUMN kembali ke bisnis inti masing-masing. Hal tersebut dilakukan agar sesuai dengan mekanisme bisnis.(plt)

tag: #bisnis-perhotelan  #bumn  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...