Berita
Oleh Sahlan Ake pada hari Kamis, 12 Des 2019 - 11:37:52 WIB
Bagikan Berita ini :

Kecewa, Demokrat Sebut PT 2019 Bermasalah

tscom_news_photo_1576125472.jpg
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan menyatakan, penentuan presidential threshold (PT) atau ambang batas presidensial Pemilu 2019 bermasalah. Oleh karenanya Demokrat juga ingin penyelenggaraan pemilu dievaluasi.

"Penentuan presidential threshold itu kan bermasalah ya, kemarin itu kan presidential threshold ditentukan dari pemilu sebelumnya kan, itu juga pernah dipakai," kata Syarief di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis, (12/12/2019).

Syarief menuturkan Demokrat juga menghendaki pemilihan legislatif (pileg) dan pemilihan presiden (pilpres) dipisah. Demokrat menilai banyak masalah yang terjadi akibat Pemilu Serentak 2019.

Menurut Syarief, pidato Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) soal Pemilu bukan sebagai keluhan. Ia menyebut apa yang disampaikan SBY merupakan fakta dan masukan untuk pemerintah, parlemen, dan penyelenggara pemilu.

"Bahwa ada sesuatu yang perlu diperbaiki ke depan," ucap Wakil Ketua MPR itu.

Syarief mengatakan Pilpres 2019 telah menimbulkan keterbelahan di antara masyarakat. Banyak pula penyelenggara pemilu yang menjadi korban akibat pemilu serentak.

"Bukan keluhan, ini masukan. Ini satu catatan yang perlu diperbaiki ke depan," ungkapnya.

Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu mengatur tentang syarat partai atau gabungan partai yang boleh mengusung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden di Pemilu 2019 harus memiliki 20 persen kursi di DPR. Jumlah ini setara 25 persen suara sah di level nasional.(plt)

tag: #partai-demokrat  #pemilu-2019  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Doli Kurnia Siap Ungkap Fakta di Balik Polemik Pasal Cawapres 2024

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 12 Okt 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, mengaku memiliki dokumen dan rekaman video terkait polemik dugaan penyelundupan Pasal 18 ayat (3) Peraturan Komisi Pemilihan ...
Berita

Andina Thresia Narang Dorong Pemuda Jadi Pencipta Inovasi Digital

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Andina Thresia Narang mendorong pemuda menjadi pencipta inovasi digital. Ia menilai generasi muda harus mampu memanfaatkan teknologi secara ...