Berita
Oleh Ilyas pada hari Selasa, 26 Mei 2015 - 23:53:23 WIB
Bagikan Berita ini :

Istana Minta Sucofindo Tanggung Jawab Soal Beras Plastik

91beras-plastik-di-bekasi.jpg
Ilustrasi beras palsu (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Presiden Joko Widodo memerintahkan jajarannya agar memerhatikan keluhan masyarakat soal beras palsu. Masyarakat harus diberi jaminan bahwa beras berbahan plastik itu tidak ada.

"Presiden meminta agar semua jajaran pemerintahan memastikan bahwa keluhan itu segera direspon. Tapi sampai saat ini, kami bisa yakinkan bahwa beras plastik itu tidak ada," kata anggota Tim Komunikasi Presiden Jokowi, Teten Masduki, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (26/5/2015).

Untuk semakin memperjelas tidak adanya beras plastik, kata Teten, maka pemerintah akan segera bertemu dengan Sucofindo. Sebab, hasil laboratorium yang dilakukan Sucofindo dan Puslabfor Polri, BPOM dan Kementerian Perdagangan berbeda.

Hasil uji laboratorium Sucofindo menyebutkan bahwa salah satu sampel beras mengandung polyvinyl chloride. Senyawa yang digunakan pada polymer pipa, kabel, dan lantai. Oleh karenanya, Istana meminta pertanggungjawaban Sucofindo.

"Ya harus (tanggungjawab). Ini ada dua hasil lab, sampelnya sama, metodenya sama, kok hasilnya beda," ujar dia.

Teten juga memastikan bahwa isu beras plastik ini tidak ada kaitannya dengan rencana pemerintah untuk impor beras. (iy)

tag: #beras  #beras plastik  #beras palsu  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...