Berita
Oleh Sahlan Ake pada hari Selasa, 14 Apr 2020 - 09:12:52 WIB
Bagikan Berita ini :

Virus Corona Bermutasi, Pengembangan Vaksin Diseluruh Dunia Dinilai Akan Sia-sia

tscom_news_photo_1586830372.jpg
Virus Corona (Sumber foto : Ilustrasi)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Peneliti menemukan bahwa strainvirus coronayang sedang diisolasi di India membawamutasiyang dapat merusak pengembanganvaksindi seluruh dunia.

Dikutip dariSouth China Morning Post, bahwa para ilmuwan yang sedang meneliti vaksi untuk pengobatan Covid-19, telah terjadi perubahan struktural yang tak terduga ini bisa membuat pekerjaan ini sia-sia.

Para peneliti, yang dipimpin oleh Wei-Lung Wang dari National Changhua University of Education di Taiwan dan kolaborator dari Murdoch University dari Australia, mengatakan ini adalah laporan pertama dari mutasi signifikan yang dapat mengancam pengembangan vaksin untukSars-CoV-2penyebabCovid-19.

"Artinya, pengembangan vaksin sekarang ini untuk Sars-CoV-2 berisiko besar menjadi sia-sia," sambung mereka.

Meski strain ini sampelnya diambil oleh National Insitute of Virology dari seorang pasien di Kerala, India, awal Januari, urutan genom lengkap baru dirilis secara internasional bulan lalu.

Pasien itu dikatakan adalah seorang mahasiswa kedokteran yang kembali dari Wuhan. Namun, virus corona yang diidentifikasi padanya disebut berbeda dari yang diidentifikasi di China.

tag: #virus-corona  #satgas-lawan-covid-19  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Telkom Akselerasi Program Streamlining, Pastikan Portofolio TelkomGroup Fokus pada Bisnis Inti

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 12 Okt 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan komitmennya untuk mengakselerasi program penyederhanaan (streamlining) entitas anak usaha di lingkungan TelkomGroup. ...
Berita

Doli Kurnia Siap Ungkap Fakta di Balik Polemik Pasal Cawapres 2024

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, mengaku memiliki dokumen dan rekaman video terkait polemik dugaan penyelundupan Pasal 18 ayat (3) Peraturan Komisi Pemilihan ...