Berita
Oleh Rihad pada hari Jumat, 17 Apr 2020 - 07:02:13 WIB
Bagikan Berita ini :

Rapid Test Buatan BPPT Lebih Cepat Dibanding Alat dari China

tscom_news_photo_1587081733.jpg
Suasana pengecekan dengan rapid tes di Bekasi (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) sudah mampu membuat Rapid Diagnostic Test (RDT) Kit untuk mendeteksi Covid-19. RDT buatan ini lebih sensitif dibandingkan alat yang diimpor, seperti dari China misalnya.

Alat buatan BPPT menggunakan strain virus orang Indonesia sehingga akan lebih akurat. "RDT akan lebih akurat dalam mendeteksi COVID-19 di Indonesia dengan menggunakan strain virus dari pasien positif Indonesia. Tentu hal ini berbeda dengan RDT kit yang diproduksi luar negeri, karena kit impor tersebut menggunakan strain virus dari negara lain," kata Kepala BPPT Hammam Riza,Kamis (16/4).

BPPT saat ini tengah membuat dua tipe RDT kit untuk mendeteksi cepat Covid-19, yakni, RDT deteksi antibodi IgG/IgM, dan RDT deteksi antigen micro-chip. "Mohon dukungan dan doa dari semua pihak, agar RDT deteksi antibodi IgG/IgM dapat diproduksi bulan Mei. Saat ini kami terus melakukan percepatan pengembangan purwarupa RDT IgG IgM, dan RDT micro-chip," ujar Hammam.

Hammam mengatakan upaya pengembangan RDT kit terus dilakukan oleh BPPT bersama TFRIC19 yang diantaranya terdiri dari UGM, ITB, dan industri.

Purwarupa RDT IgG/IgM ini dikembangkan dalam bentuk strip yang mampu mendeteksi secara cepat dalam waktu 5-10 menit. Sementara perangkat RDT microchip merupakan alat deteksi antigen. Alat ini mampu mendeteksi dini keberadaan virus Covid-19 pada pasien dalam pengawasan (PDP), orang dalam pemantauan (ODP) atau orang tanpa gejala (OTG).

Alat melakukan pendeteksian dengan menggunakan sensor Surface Plasmon Resonance (SPR). Dalam satu microchip dapat mendeteksi sekaligus 8 sampel dengan sampel bisa langsung dari swab.

"Saat ini masih dalam tahap desain dan akan diuji validitas dengan menggunakan isolat RNA, yang dimiliki oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan dan juga LBM Eijkman," ujar Hammam.

tag: #corona  #rapid-test  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI 2025 AHMAD NAJIB Q
advertisement
DOMPET DHUAFA RAMADHAN PALESTIN
advertisement
IDUL FITRI 2025 WACHID
advertisement
IDUL FITRI 2025 HEKAL
advertisement
IDUL FITRI 2025 HERMAN KHAERON
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Sikap DPR soal Penghapusan SKCK Berarti Buat Rakyat

Oleh Sahlan Ake
pada hari Kamis, 03 Apr 2025
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Usulan penghapusan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang diusulkan oleh Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) mendapatkan respon positif dari DPR. Sikap yang ...
Berita

5 Tahun Tidak Bisa Pulang, Bu Atun Bersyukur Ada Program Mudik Gratis dari BUMN

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Setelah lima tahun menahan rindu untuk pulang ke kampung halaman keluarga di Tegal, Ibu Uswatun Hasanah, atau yang akrab disapa Ibu Atun, akhirnya bisa mewujudkan ...