Berita
Oleh Bara Ilyasa pada hari Kamis, 28 Mei 2015 - 07:33:13 WIB
Bagikan Berita ini :

Poltak Raja Minyak Bilang, Eks Staf Laporkan Bosnya: Itu Tamparan Keras

84index.jpg
Anggota Fraksi Partai Demokrat Ruhut Sitompul (Sumber foto : ISTIMEWA)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Heboh bekas staff melaporkan bosnya karena dugaan gelar doktor palsu, membuat Anggota Fraksi Partai Demokrat Ruhut Sitompul jadi waspada. Dia bilang kejadian ini adalah suatu tamparan keras.

Mengapa demikian? Karena kasus tersebut menjadi peringatan bagi semua anggota DPR agar berhati-hati dalam memilih tenaga ahli.

"Jadi kalau salah pilih tenaga ahli kejadiannya bisa seperti itu. Dan kalau dia tidak patuh maka akan terjadi tindak pidana dan pemerasan terhadap anggota DPR," kata Ruhut "Poltak Si Raja Minyak" Sitompul tersebut mengungkapkan alasannya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (28/5/2015).

Menurutnya, laporan tenga ahli itu bukan hanya terjadi di DPR saja tapi juga di tempat lain seperti lembaga-lembaga lainnya.

"Ijazah anggota dewan kan sudah discreening oleh KPU. Karena itu harus hati-hati. Ijazah palsu bukan hal baru, sejak dari dulu," katanya.

Menurut sejak sebelum dilantik seluruh anggota DPR melaporkan status pendidikannya, dan sudah melewati proses pendataan dengan baik. Ruhut juga mendukung ide screening ijazah anggota DPR lagi untuk memastikan apakah terjadi pemalsuan atau tidak. (ai)

tag: #Demokrat  #Ruhut Sitompul  #Ijasah Palsu  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...