Berita
Oleh Ariful Hakim pada hari Sabtu, 13 Mar 2021 - 08:23:18 WIB
Bagikan Berita ini :

Terkait Pengikut Hakekok Balakasuta, Ini Kata Muhammadiyah dan NU

tscom_news_photo_1615598598.jpg
Pengikut aliran Hakekok Balakasuta (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-- Polres Pandeglang mengamankan 16 orang yang menamai kelompoknyaHakekok Balakasuta. Ketua PP Muhammadiyah, Dadang Kahmad meminta mereka yang melanggar hukum, dibina aja, diberi pengertian. Dadang yakin mereka orang-orang yang kurang mengerti terhadap agama. Menurutnya, pengikut aliranitu kurang mengerti terkait etika dan sopan santun. Ia menduga pengikut aliran tersebut terhasut oleh ajaran tertentu.

"Saya yakin mereka ini orang-orang yang rendah pendidikan juga, orang desa yang mungkin tertipu oleh bujukan ajaran-ajarannya kelihatannya bagus tetapi tidak bisa dipertanggungjawabkan," ucap Dadang.

Dari sudut Islam, terang Dadang, ritual bugil tersebut tidak dibenarkan. Ritual bugil mandi bareng di rawa mengumbar aurat antara satu dengan lainnya.

"Padahal kan di Islam itu sangat hati-hati untuk tidak memperlihatkan aurat kepada yang bukan muhrimnya," tutur Dadang.

Sementara menurut Ketua PBNU, Robikin Emhas, tidak satu pun agama di Indonesia yang memiliki ritual membersihkan diri dari dosa dengan mandi bersama laki-laki dan perempuan di tempat yang sama dalam waktu yang bersamaan. Robikin berharap pemuka agama memperkuat pemahaman masyarakat supaya tidak melakukan hal-hal yang menyimpang dari nilai-nilai agama. Apalagi, terkait dengan suatu ritual pembersihan dosa.

Kepada kepolisian dan pemerintah setempat, 16 pegikut tersebut, pinta Robikin, untuk dibina.

"Agama menuntun setiap pemeluknya agar berbudi luhur. Karenanya agama memberi arah jalan dan tata cara untuk mencapainya dengan cara terhormat. Karena selain bersifat ketuhanan, ujung dari tuntunan agama dimaksud adalah terwujudkan peradaban luhur umat manusia," jelasnya

Sebelumnya diberitakan, polisi menangkap 16 warga Desa Karang Bolong, Kecamatan Cigeulis, Pandeglang, Banten. Mereka diamankan karena melakukan ritual yang diduga merupakan bagian dari aliran sesat yang menyebut sebagai kelompok Hakekok Balakasuta. Polisi turut menyita kondom serta beberapa barang yang dijadikan jimat oleh kelompok "Hakekok". Ada keris hingga kemenyan yang biasa digunakan oleh mereka selama melakukan ritual bugil dengan mandi bareng di sebuah rawa.

tag: #aliran-keyakinan  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI 2025 AHMAD NAJIB Q
advertisement
DOMPET DHUAFA RAMADHAN PALESTIN
advertisement
IDUL FITRI 2025 WACHID
advertisement
IDUL FITRI 2025 HEKAL
advertisement
IDUL FITRI 2025 HERMAN KHAERON
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Sikap DPR soal Penghapusan SKCK Berarti Buat Rakyat

Oleh Sahlan Ake
pada hari Kamis, 03 Apr 2025
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Usulan penghapusan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang diusulkan oleh Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) mendapatkan respon positif dari DPR. Sikap yang ...
Berita

5 Tahun Tidak Bisa Pulang, Bu Atun Bersyukur Ada Program Mudik Gratis dari BUMN

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Setelah lima tahun menahan rindu untuk pulang ke kampung halaman keluarga di Tegal, Ibu Uswatun Hasanah, atau yang akrab disapa Ibu Atun, akhirnya bisa mewujudkan ...