Berita
Oleh Bachtiar pada hari Jumat, 07 Mei 2021 - 18:35:30 WIB
Bagikan Berita ini :

Pakar Kebijakan Publik Nilai Pelarangan Mudik Akan Gagal Jika...

tscom_news_photo_1620387330.jpg
Kendaraan arus mudik (ilustrasi) (Sumber foto : Istimewa)


JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Pakar Kebijakan Publik Achmad Nur Hidayat menilai, pelarangan mudik tahun 2021 akan berujung gagal jika tidak diberengi konsistensi komunikasi.

“Ini tidak efektif karena kebijakan pemerintah soal pengendalian COVID-19 selama ini tidak konsisten. Publik melihat selama larangan mudik tidak disertai larangan tegas lainnya seperti larangan warga asing masuk Indonesia maka pelarangan mudik tahun 2021 ini akan gagal,” ujar Achmad Nur Hidayat dalam keterangan tertulis, Jumat, (7/5/2021).

ANH yang juga Direktur Eksekutif Narasi Institute melihat seberapa banyak pun petugas diturunkan, pelarangan mudik akan ditolak rakyat.

“Rakyat akan membangkang dan nekat akan mudik karena mereka melihat sudah tidak ada alasan lagi mobilisasi dibatasi. Pusat belanja tidak dilarang, wisata lokal dibuka. Ini adalah kegagalan komunikasi publik pemerintah,” tandasnya.

ANH menyarankan kepada pemerintah untuk melakukan komunikasi publik yang lebih konsisten.

“Jangan salahkan rakyat, tapi salahkan komunikasi publik pemerintah yang tidak konsisten karena pembatasan pergerakan orang tanpa kriteria yang pasti dan terkesan main-main," tegas dia.

tag: #larang-mudik  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Berita Lainnya
Berita

RUU PPRT Resmi Ditetapkan Jadi Inisiatif DPR, Fraksi PDIP Tegaskan Tidak Hilangkan Spirit Kekeluargaan

Oleh Bachtiar
pada hari Kamis, 12 Mar 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DPR RI memberikan pandanganya usai ditetapkannya Rancangan Undang-Undang tentang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) sebagai  RUU ...
Berita

Amini Pernyataan Prabowo, Herman Khaeron Duga Terjadi Fraud di Anak-Cucu BUMN

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Herman Khaeron, menduga keberadaan anak-cucu dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memang dibuat untuk mencari keuntungan ...