Bisnis
Oleh Rihad pada hari Friday, 28 Mei 2021 - 13:59:00 WIB
Bagikan Berita ini :

Inilah Syarat Agar Bisa Menggunakan Jaringan 5G yang baru Diluncurkan

tscom_news_photo_1622183695.jpg
Jaringan 5 G (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Jaringan 5G telah hadir di Indonesia melalui Telkomsel. Siapa saja yang bisa menikmati jaringan super cepat ini? Perangkat yang mendukung layanan Telkomsel 5G adalah HP dengan kemampuan teknologi 5G NSA (non-standalone) pada frekuensi 2300 MHz untuk data plane dan pita frekuensi radio 1800 MHz untuk control plane. Jadi, HP yang bisa menerima jaringan tersebut harus memiliki spesifikasi modem 5G yang mendukung band n40 (2300 MHz).

HP yang bisa menikmati jaringan 5G tahap awal Telkomsel adalah Oppo Reno 5 5G, Huawei Mate 40, Vivo X60, dan Vivo X60 Pro.

Bagi pelanggan yang memiliki keempat HP tersebut akan mendapatkan pembaruan software untuk membuka kemampuan menangkap sinyal 5G. Telkomsel Perusahaan akan terus memperluas kerja sama dengan berbagai mitra device untuk menghadirkan pilihan yang bervariasi bagi seluruh pelanggan Telkomsel, termasuk Apple dan Samsung.

Untuk tahap awal, 5G Telkomsel baru hadir di Jabodetabek, yaitu Gading, Pondok Indah, Pantai Indah Kapuk, Bumi Serpong Damai (BSD), Widya Chandra, dan Alam Sutera.

Tapi ada sembilan lokasi di delapan kota yang juga akan menikmati layanan 5G, di antaranya Medan, Batam, Bandung, Balikpapan, Solo, Jakarta, Surabaya, Makassar, dan Denpasar.

tag: #telkomsel  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...