Berita
Oleh Bachtiar pada hari Rabu, 29 Sep 2021 - 12:10:01 WIB
Bagikan Berita ini :

Fraksi Golkar Optimis Target Ekonomi RI 2022 Tumbuh 5,2 Persen, Rupiah 14.350/US$

tscom_news_photo_1632892201.jpeg
Mukhtarudin Anggota komisi VII DPR RI dari fraksi partai Golkar (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Badan Anggaran DPR RI dan pemerintah menyepakati asumsi dasar ekonomi makro dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2022, salah satunya yakni pertumbuhan ekonomi disepakati menjadi 5,2%.

Anggota Banggar DPR RI dari Fraksi Golkar Mukhtarudin mengaku optimis target pertumbuhan ekonomi 5,2% pada 2022 bisa tercapai. Menurutnya, angka pertumbuhan tersebut cukup realistis dengan mempertimbangkan secara komprehensif berbagai faktor di dalam maupun luar negeri.

"Target pertumbuhan ekonomi tahun 2022 tersebut sangat realistis bahkan berpotensi melebihi target," tutur Mukhtarudin saat Rapat Kerja dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani di Gedung Nusantara Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa, (28/9/2021).

Kendati demikian, panja Banggar DPR dan pemerintah sepakat bahwa risiko ketidakpastian masih membayangi kinerja perekonomian dalam negeri.

Adapun tingkat inflasi pada 2022 diperkirakan sebesar 3,0% secara tahunan (year on year/yoy). Untuk mencapai tingkat inflasi tersebut, akan dilakukan bauran kebijakan fiskal, moneter, dan sektor riil.

"Fraksi Golkar mendukung disepakatinya rata-rata nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) diperkirakan sebesar Rp 14.350 pada tahun depan," imbuh Mukhtarudin.

Kemudian tingkat suku bunga Surat Utang Negara (SUN) 10 tahun diperkirakan sebesar 6,80% pada tahun 2022. Pada dasarnya, tingkat suku bunga ini ditentukan oleh mekanisme pasar dan dipengaruhi beberapa faktor.

Mukhtarudin mengatakan fraksi Golkar juga mengapresiasi optimisme pemerintah dalam menetapkan aumsi harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Oil (ICP) diperkirakan US$ 63 per barel dan lifting minyak diperkirakan 703.000 per barel per hari dan lifting gas sebesar 1.036.000 per barel setara minyak per hari.

Selain asumsi makro, pemerintah dan DPR juga menyepakati indeks Pembangunan Manusia (IPM) diperkirakan 73,41 - 73,46, nilai tukar petani (NTP) ditargetkan 103 - 105, dan Nilai Tukar Nelayan (NTN) di 104 - 106.

"Sikap optimisme pemerintah ini sangat dibutuhkan untuk menjaga konfiden pasar, masyarakat dan dunia usaha di tengah ketidakpastian yang tinggi akibat pandemi," imbuh politisi Dapil Kalimantan Tengah ini.

Namun demikian, Mukhtarudin berharap upaya pencapaian tersebut perlu menekankan pada pertumbuhan ekonomi yang berkualitas inklusif serta berkesinambungan.

"Sehingga pertumbuhan ekonomi dapat dinikmati dan dirasakan oleh seluruh masyarakat," pungkas Mukhtarudin.

tag: #pertumbuhan-ekonomi-indonesia  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...