Berita
Oleh Bachtiar pada hari Selasa, 11 Jan 2022 - 18:12:03 WIB
Bagikan Berita ini :

Harga Kedelai Naik, Bambang Purwanto: Imbas Pemerintah Tak Punya Roadmap yang Jelas

tscom_news_photo_1641899523.jpg
Bambang Purwanto Politikus Demokrat (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Demokrat Bambang Purwanto menilai, hingga saat ini pemerintah belum mempunyai roadmap yang jelas untuk sektor kedelai di Indonesia.

Hal itu disampaikan Bambang sebagai respons kuat terhadap naiknya harga kedelai pada awal tahun 2022 di sejumlah pasar. Harga kedelai naik membuat pengusaha tahu dan tempe Indonesia menjerit.

"Khusus roadmap kedelai memang belum jelas. Akibat Roadmap belum jelas tentu saja berimbas pada tidak terkendalinya harga kedelai dilapangan," tegas Bambang, Selasa, (11/1/2022).

Bambang mengaku, Komisi IV DPR selalu mendorong pemerintah untuk membuat roadmap yang jelas soal kedelai di Indonesia. Antara lain dengan mencari lokasi yang relatif datar agar bisa dikelola secara mekanis.

"Serta kesiapan petaninya juga harus menjadi perhatian," tegas Bambang.

Bambang menambahkan, para petani di Indonesia sebenarnya mudah digerakan selama kepastian harga yang relatif stabil.

"Tentunya permintaan pasar dengan produksi harus dijaga sehingga baik petani dan konsumen tidak saling dirugikan ini perlu kecermatan," jelas Bambang.

Bambang mengingatkan, kedelai sendiri merupakan komoditas vital sehingga sangat penting untuk mendapatkan perhatian dari pemerintah.

"Meskipun Kementerian Pertanian sudah mempunyai program tanam kedelai," tandas Bambang.

Diketahui, gangguan cuaca di sejumlah negara produsen menyebabkan harga kedelai di pasar internasional terus menguat.

Hal ini pun membuat pengusaha tahu tempe menjerit dan mendesak pemerintah segera bertindak untuk menekan kerugian.

Situs Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat, harga kedelai lokal di pasar Pasar Minggu, Jakarta pada 9 Januari 2022 adalah Rp13.000 per kg, sama dengan harga sehari sebelumnya.

Sementara, kedelai impor dihargai lebih mahal, yakni Rp14.000 per kg, juga tidak berubah dari sehari sebelumnya.

tag: #tempe  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
HUT RI A NAJIB 2026
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Gelaran BATIC 2026 Kukuhkan Indonesia sebagai Hub Kolaborasi Digital Asia Pasifik

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 02 Sep 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2026 yang diselenggarakan oleh PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), operating company PT Telkom Indonesia ...
Berita

Patrice Sebut Banyak Kader Partai Lain Ingin Gabung Hanura

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua Task Force Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura Patrice Rio Capella mengungkapkan, banyak kader partai lain mulai melirik Hanura. Namun, pihaknya belum mau ...