Oleh TEDDY GUSNAIDI Wakil Ketua Umum / Juru Bicara Partai Garuda pada hari Rabu, 16 Nov 2022 - 06:58:54 WIB
Bagikan Berita ini :

Tuduhan ke Jokowi Salah Alamat

tscom_news_photo_1668556734.jpeg
Presiden Jokowi (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Salah seorang hakim agung menjadi tersangka dugaan suap oleh KPK, tapi yang disalahkan adalah Jokowi, bahkan mantan Hakim Agung Gayus Lumbuu menuding ini terjadi karena Presiden Jokowi terlalu sibuk urusan politik dan ekonomi daripada hukum dan penegakan hukum.

Saya jelaskan ya, pertama, kalau penegakan hukum lemah, maka orang-orang yang melakukan korupsi aman-aman saja. Saat ini pihak-pihak yang dulu sulit tersentuh, yang dulu dianggap punya privilege, kini tersentuh. Siapapun, tidak terkecuali itu orang-orang dekat Presiden Jokowi.

Kedua, Kalau hukum lemah, maka sangat dengan mudah orang melakukan korupsi dan lolos dari jerat hukum. Tapi yang terjadi, ketika ada yang coba-coba mengakali untuk melakukan korupsi, tetap saja terdeteksi dan terjerat hukum. Artinya hukum sudah ada disana.

Ketiga, Hakim Agung itu adanya di wilayah Lembaga Yudikatif, bukan Eksekutif, sehingga salah alamat jika membebankan hal itu pada Presiden, karena Presiden adalah lembaga eksekutif. Tentu Presiden tidak bisa melakukan intervensi ke lembaga lain.

Menuduh kesalahan Jokowi atas tindakan Hakim Agung, itu sama saja seperti menyalahkan Jokowi ketika ada anggota DPR dijadikan tersangka dugaan korupsi. Ini jelas salah alamat dan sesat berfikir. Kenapa semuanya jadi salah Jokowi sih?

Disclaimer : Rubrik Opini adalah media masyarakat dalam menyampaikan tulisannya. Setiap Opini di kanal ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab Penulis dan teropongsenayan.com terbebas dari segala macam bentuk tuntutan. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan ini maka sesuai dengan undang-undang pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada penulis Opini. Redaksi teropongsenayan.com akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang sebagai bagian dari hak jawab.

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Dirgahayu Indonesia 17 Agustus 1945 - 2022
advertisement
Ir.H. Achmad Hafisz Tohir - HUT RI ke 77
advertisement
Selamat HUT RI ke77 - Ahmad Najib
advertisement
Selamat HUT RI ke 77-Mohamad Hekal
advertisement
Selamat HUT RI ke77 - Ahmad Najib
advertisement
Lainnya
Opini

Jangan Dibalik, Menyampaikan Fakta Dibilang Menyebarkan Kebencian

Oleh TEDDY GUSNAIDI Wakil Ketua Umum / Juru Bicara Partai Garuda
pada hari Senin, 05 Des 2022
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Pendukung Anies Baswedan mengatakan bahwa, Anies Baswedan itu dibenci karena media sosial. Seolah-olah informasi di media sosial tentang Anies adalah informasi yang tidak ...
Opini

Pemilu Berintegritas, Atau Gagalkan Pemilu?

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Jokowi dalam acara rakernas KPU tiga hari lalu mengungkapkan perlunya pemilu 2024 yang berintegritas. Penyelenggara pemilu membuat pemilu yang jurdil (jujur dan adil) ...