Oleh Sahlan Ake pada hari Minggu, 24 Des 2023 - 23:12:06 WIB
Bagikan Berita ini :

Ketum SOKSI Ali Wongso Raih Penghargaan Teropong Democracy Award 2023

tscom_news_photo_1703434326.jpg
Ali Wongso Sinaga Ketua Umum SOKSI (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua Umum SOKSI Ali Wongso Sinaga menerima penghargaan "Best Freedom of Speech" dalam ajang Teropong Democracy Award 2023 yang diselenggarakan media Teropong Senayan. Penghargaan diberikan atas kontribusi Ali Wongso, baik dalam hal kinerja maupun gagasan, dalam membangun peradaban demokrasi tanah air.

"Terimakasih atas penghargaan yang diberikan oleh TeropongSenayan. Demokrasi dibutuhkan upaya yang berkesinambungan, komitmen yang kuat, serta sinergi dan kolaborasi dalam memajukan demokrasi," kata Ali Wongso dalam ajang Teropong Democracy Award 2023, secara virtual dari Jakarta, Sabtu (23/12/3).

Caleg DPR RI Dapil DKI Jakarta II yang meliputi, Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, dan Luar Negeri dari Partai Golkar ini mengatakan, demokrasi sangat membutuhkan kedewasaan politik. Kedewasaan politik rakyat itu, kata ia, bisa diwujudkan dan dibangun dengan pendidikan politik rakyat.

"Masalahnya ini pendidikan rakyat atau pendidikan politik bangsa sangat minim, oleh karena itu kita harapkan kedepan hasil pemilu 2024 yang akan datang, para pemimpin presiden dan wakil presiden terpilih, serta pemilihan legislarif perwakilan rakyat perlu membangun pendidikan politik bangsa, pemerintah harus hadir dalam pendidikan rakyat yang mendewasakan rakyat, kehidupan berbangsa dan bernegara, oleh karena itu UU pendidikan politik sangat diperlukan kedepan," katanya.

Menurutnya, dengan UU itu, maka pendidikan politik akan berjalan diseluruh Indonesia dengan cara sistimatis yang dilaksanakan, tentu dengan lembaga-lembaga yang diperlukan tentunya sebuah anggaran. "Tentu ini ada peran-peran partai politik untuk disenegrikan dan organisa-organisasi masyarakat," ucapnya.

Ali Wongso meyakini pendidikan politik dapat mempercepat demokratisasi kedewasan, karena tanpa kedewasaan politik yang tidak memadai akan menimbulkan ekses, bahkan bisa keluar dari koridor hukum. "Bila mana keluar dari koridor hukum maka akan menimbulkan anarkisme, dan pada akhirnya akan bermuara eksitensi atau ganguan bangsa dan bernegara," ucapnya.

tag: #soksi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Dompetdhuafa X TS : Qurban
advertisement