Oleh Sahlan Ake pada hari Rabu, 31 Jan 2024 - 21:40:29 WIB
Bagikan Berita ini :

Pemerintah dan DPR Terus Galakan Pemahaman Literasi Digital ke Masyarakat

tscom_news_photo_1706712029.jpeg
Literasi Digital (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) berkomitmen meningkatkan literasi digital di masyarakat. Literasi diperlukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya menjaga dan mengelola rekam jejak digital secara bijak.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan, pemerintah berkomitmen dalam menyelenggarakan berbagai program peningkatan literasi digital. Salah satunya melalui Dirjen Aptika.

"Kominfo terus berkomitmen dalam menyelenggarakan berbagai inisiatif dan program peningkatan literasi digital. Hal ini guna mendukung upaya yang berkelanjutan," kata Semuel saat Webinar Literasi Digital dengan tema "Waspada Terus, Yuk Lindungi Data Pribadi Kita" pada Selasa, 30 Januari 2024.

Semuel berharap, webinar dapat memberikan pemahaman mendalam tentang tindakan preventif dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial. Semua peserta diharapkan dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh untuk menjaga rekam jejak digital yang positif dan tidak merugikan di masa depan.

"Dengan langkah-langkah preventif ini, diharapkan masyarakat dapat lebih waspada dan bijak dalam merawat identitas digital mereka," kata Semuel.

Senada dengan Semuel, Anggota Komisi I DPR A. Rizki Sadig memberikan pandangan tentang perlunya tindakan preventif dalam menjaga rekam jejak digital. Ia menekankan pentingnya menghapus informasi yang masih dapat dihapus, seperti cookies di gadget, sebagai langkah preventif awal untuk melindungi privasi digital.

"Kalau misalkan yang masih bisa dihapus, hapus dulu. Ini adalah langkah preventif awal untuk pencegahan rekam jejak digital kita agar lebih terjaga," kata Rizki.

Sementara itu Pegiat Media Sosial, Syifa Hersafitri, memberikan wawasan cara memproduksi konten positif di media sosial. Hersafitri menekankan pentingnya menahan diri dari pengaruh negatif dan fokus pada produksi konten yang dapat meningkatkan martabat, kehormatan, bahkan ekonomi pribadi.

Ia juga mengajak peserta untuk menggunakan media sosial secara bijak, cakap, dan bertanggung jawab. "Kita harus memproduksi hal-hal yang produktif untuk meningkatkan harkat martabat kita, kehormatan, bahkan mungkin bisa meningkatkan ekonomi kita," kata Hersafitri.

tag: #dpr  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
IDUL FITRI 2024
advertisement
IDUL FITRI 2024 MOHAMAD HEKAL
advertisement
IDUL FITRI 2024 ABDUL WACHID
advertisement
IDUL FITRI 2024 AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI 2024 ADIES KADIR
advertisement
Lainnya
Berita

TB Hasanuddin Mengecam Bentrokan Brimob dan Marinir di Sorong Papua

Oleh Sahlan Ake
pada hari Minggu, 14 Apr 2024
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Mayjen TNI (p) TB Hasanuddin mengecam insiden bentrokan antara prajurit TNI dengan anggota polisi Brigade Mobil (Brimob) di Kota Sorong, Papua ...
Berita

TB Hasanuddin: Perubahan KKB Jadi OPM Lebih Realistis, Tapi Seluruh Lembaga Negara Harus Sepakat

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Mayjen TNI (p) TB Hasanuddin mengungkapkan  penyebutan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menjadi Organisasi Papua Merdeka (OPM) memiliki ...